Jemaah Haji RI Diingatkan Aturan di Arab Lebih Ketat, Bisa Dideportasi

RI di Jeddah Eko Hartono
Sumber :
  • MCH Kemenag.

VoxPop – Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah Eko Hartono mengingatkan para jemaah Indonesia untuk menaati ketentuan Pemerintah Arab Saudi selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Sebab, kebijakan yang diterapkan sangat ketat.

img_title Timur Tengah Memanas! Drone dari Irak Hantam Arab Saudi, PM Ali Al Zaidi Minta Investigasi

Hal itu disampaikan Eko Saat menerima jemaah calon haji Embarkasi Solo yang tiba di Mekah dari Madinah pada Minggu malam waktu setempat.

"Pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan ketat, mereka yang pernah dideportasi tidak boleh kembali ke Saudi. Ketentuannya 10 tahun (baru boleh ke Arab Saudi lagi), dulu lima tahun," kata Eko.

img_title Komisi VIII DPR Usul Kementerian Haji Bentuk Badan Layanan Umum untuk Kelola Asrama Haji

Bus Shalawat dan Petugas Siap Layani Jemaah haji Indonesia di Makkah

Photo :
  • Humas Kemenag RI

Dia pun mengingatkan jemaah Indonesia agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang dilarang oleh Pemerintah Arab Saudi selama berada di Tanah Suci. Jika melakukan pelanggaran maka anggota jemaah bisa berurusan dengan kepolisian. 

img_title Bank Mega Syariah Serahkan Grand Prize Voucher Haji Khusus Senilai Rp 245 Juta

Selain membuat waktu yang semestinya bisa digunakan untuk beribadah terbuang, anggota jemaah yang berurusan dengan kepolisian juga menghadapi risiko deportasi. Jika tindakannya dinilai terbukti mengganggu ketertiban dan melanggar hukum.

Eko pun mengingatkan anggota jemaah Indonesia agar tidak berfoto bersama dengan membawa spanduk penanda identitas kelompok atau penanda kelompok yang lain di depan ka'bah. Sebab ada jemaah umrah dari Indonesia yang diamankan oleh petugas karena membentangkan spanduk kelompok umrah di Masjidil Haram.

"Kalau berfoto selfie (swafoto) masih bisa dilakukan oleh jemaah haji," kata dia. (Ant)

Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman

Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyampaikan kekhawatiran terkait laporan mengenai rencana serangan besar-besaran baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut