Kasus Penemuan Senjata AK47 di Bandung, Belum Ada Indikasi Terorisme

Polisi dan tim penjinak bahan peledak memeriksa temuan benda berupa paket senjata api beserta amunisinya di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, dibuat geger pada Senin malam, 6 Juni 2022.
Sumber :
  • VoxPop/Adi Suparman

VoxPop Nasional – Kawasan Asia Afrika Kota Bandung Jawa Barat beberapa waktu lalu digegerkan dengan temuan paket senjata api tipe AK47 dan bahan peledak Trinitotoluene (TNT) pada Senin malam 6 Juni 2022 yang kemudian dibawa tim Gegana.

img_title Menko Polkam Djamari: Terorisme di Indonesia Relatif Terkendali

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, perkembangan terkini yaitu kasus tersebut sudah tahap sidik dan pemeriksaan saksi.

"Proses tetap berjalan, sekarang sudah naik menjadi proses sidik. Saksi yang sudah diperiksa 16 orang," ungkap Ibrahim kepada VoxPop, Minggu, 10 Juli 2022.

img_title Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Ciamis dan Lampung, Ternyata Satu Jaringan

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo

Photo :
  • ANTARA

Temuan tersebut sempat disinyalir merupakan aset teroris. Namun, Ibrahim menuturkan, belum ada indikasi kepemilikan teroris. "Untuk menetapkan seseorang terlibat terorisme, kita mendasari hasil lidik dan undang-undang," katanya.

img_title Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Berinisial AR di Ciamis, Buku hingga Ponsel Disita

"Di mana sesuai hasil pendalaman, sampai saat ini belum ditemukan adanya indikasi terkait dengan jaringan terorisme," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, penemuan sejumlah barang berbahaya itu berawal dari laporan warga berinisial DKH yang ingin merenovasi bangunan tersebut. Namun petugas yang merenovasi menemukan barang mencurigakan di sebuah rak.

"Dari informasi tersebut dilaporkan kepada intel, dan dicek, setelah dilakukan pengecekan, bahwa betul itu merupakan bahan peledak," papar Ibrahim.

Setelah itu, polisi mengerahkan tim Gegana dari Brimob Jawa Barat untuk mengamankan barang-barang tersebut. Kemudian barang itu pun dibawa ke Markas Brimob Polda Jawa Barat untuk dinonaktifkan.

Dari penemuan itu, ia mencatat ada sejumlah bahan peledak yang kondisinya sudah mencair, detonator, senjata api laras panjang berkaliber 7,62 mm, dan ribuan peluru tajam. 

Pavel Durov

Pendiri Telegram Terancam Penjara Seumur Hidup di Rusia, Ini Penyebabnya

Pendiri Telegram, Pavel Durov, terancam hukuman penjara jangka panjang hingga seumur hidup jika terbukti bersalah atas tuduhan membantu & memfasilitasi kegiatan terorisme

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut