10 Fakta Menyeramkan Ciremai, Gunung Tersakral di Jawa Barat
- id.wikipedia.org
Konon, jalur tanjakan ini disebut sebagai bapa tere karena pada zaman dulu ada seorang ayah tiri yang mengajak mendaki Gunung Ciremai. Namun, kemudian anak ini dibunuh tepat pada tanjakan tersebut berada.
Nyi Lingga
Sosok Nyi Lingga menjadi salah satu sosok yang dianggap sebagai penunggu kawasan batu lingga di Gunung Ciremai. Kehadiran Nyi Lingga selalu dikaitkan dengan salah satu sosok Wali Songo, yakni Sunan Gunung Djati.
Diketahui, Nyi Lingga merupakan sosok yang meneruskan persemedian Sunan Gunung Djati di batu besar yang disebut dengan batu Lingga. Ia juga ditemani oleh dua macan tutul untuk mendapatkan ilmu kanuragan.
Sehingga, muncul mitos, bila ada sosok nenek tua dan macan tutul di kawasan batu lingga ini merupakan sosok gaib dari Nyi Lingga dan hewan buas kesayangannya.
Banyak Pantangan Ketika Mendaki
Setidaknya ada tiga pantangan yang tidak boleh dilakukan oleh pendaki ketika mendaki Gunung Ciremai. Pertama, adalah mengeluh. Konon katanya, Gunung Ciremai dapat mendengar keluhan pendaki dan akan menjadikan keluhan tersebut menjadi hal yang paling sering ditemukan sepanjang perjalanan ke puncak.
Kedua adalah larangan buang air kecil sembarangan. Ketiga yaitu selalu mengucapkan salam setiap bertemu pos istiraat selama perjalanan. Sebelum berangkat bertualang ke Gunung Ciremai, banyak para pendaki yang melakukan ritual injak bumi sebanyak tiga kali dan membarikan salam.
Hal ini dipercaya sebagai ritual agar tidak diganggu makhluk halus saat mulai perjalanan mendaki Gunung Ciremai.
