Ratusan Rumah Warga di Kabupaten Langkat Terendam Banjir

Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Sumber :
  • Dok. BPBD Langkat

VoxPop Nasional – Ratusan rumah warga di tiga Kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 60 hingga 80 cm. Banjir terjadi sejak Minggu malam, 9 Oktober 2022, sekitar pukul 22.00 WIB.

img_title BMKG: Juli 2026 Jadi Juli Terkering dalam 35 Tahun

Tiga kecamatan itu, yakni Kecamatan Sei Lepan, Kecamatan Babalan dan Kecamatan Wampu. Banjir akibat intensitas hujan yang tinggi melanda Kabupaten Langkat.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat. Untuk Kecamatan Sei Lepan, banjir terjadi di Kelurahan Harapan Baru, masyarakat terdampak sebanyak 62 rumah dengan ketinggian air bervariasi antara 30-40 cm.

img_title BMKG: El Nino 2026 Berpotensi Jadi Sangat Kuat, Musim Kemarau Lebih Panjang

Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Photo :
  • Dok. BPBD Langkat.

Kemudian, Desa Lama Baru, masyarakat terdampak sebanyak 20 rumah dengan ketinggian air 50-60 cm. "Jumlah total masyarakat terdampak di Kecamatan Sei Lepan sebanyak 82 rumah. Dengan ketinggian air bervariasi 60-80 cm," ujar Kepala BPBD Langkat, Irwan Syari saat dikonfirmasi VoxPop, Senin, 10 Oktober 2022.

img_title BPBD Ungkap Banjir di Kota Padang Meluas ke 3 Kecamatan

Di Kecamatan Babalan, banjir terjadi di Desa Pelawi Selatan, masyarakat terdampak sebanyak 86 rumah. Desa Pelawi Utara, masyarakat terdampak sebanyak 20 rumah. Desa Securai Utara, masyarakat terdampak sebanyak 50 rumah.

"Jumlah total, masyarakat terdampak di Kecamatan Babalan sebanyak 156 rumah. Dengan ketinggian air bervariasi antara 50-70 cm," kata Irwan.

Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Photo :
  • Dok. BPBD Langkat

Selanjutnya, Kecamatan Wampu, banjir terjadi di Desa Stabat Lama, masyarakat terdampak sebanyak 30 rumah. Desa Gohor, masyarakat terdampak sebanyak 20 rumah.

"Jumlah total, masyarakat terdampak di Kecamatan Wampu sebanyak 50 rumah, dengan ketinggian air bervariasi antara 40-50 cm," kata Irwan.

Irwan mengungkapkan, total masyarakat terdampak di Kecamatan Sei Lepan, Kecamatan Babalan dan Kecamatan Wampu berjumlah 288 rumah. Namun, warga masih tetap bertahan di rumah masing-masing.

Irwan mengatakan kondisi saat ini, tinggi muka air sungai di Kecamatan Sei Lepan sudah berangsur surut sehingga air yang menggenangi rumah masyarakat juga mulai surut. 

"Tinggi muka air sungai dan adanya gelombang pasang air laut di Kecamatan Babalan masih tinggi sehingga air masih menggenangi rumah masyarakat. Tinggi Muka Air sungai di Kecamatan Wampu masih tinggi sehingga menggenangi rumah masyarakat," ujar Irwan.

Irwan mengatakan untuk upaya yang dilakukan pihak BPBD Langkat, berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa masih terus dilaksanakan. Selain itu, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas untuk pelayanan kesehatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut