Giliran Mario Teguh Diperiksa Atas Kasus Robot Trading Net89

Mario Teguh memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait kasus penipuan Net89
Sumber :
  • VoxPop/Yeni Lestari

VoxPop Nasional – Motivator Mario Teguh menyambangi Bareskrim Polri hari ini, Kamis, 10 November 2022. Kedatangan Mario ini dalam rangka untuk memberikan klarifikasi terkait dengan kasus penipuan robot trading Net89 yang menyeretnya.

img_title Sindikat Penipu Penjualan Emas Dibongkar, Dikendalikan Napi Lapas di Sumut

Mulanya, pemanggilan Mario Teguh ini dijadwalkan pada pekan depan tepatnya Selasa, 15 November 2022.

Berdasarkan pantauan VoxPop, Mario Teguh didampingi kuasa hukumnya, Elza Syarief tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 10.30 WIB. Ia tidak mengatakan sepatah kata pun kepada awak media terkait pemeriksaan kasus tersebut.

img_title 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Sementara itu, kuasa hukum Mario Teguh, Elza Syarief mengatakan kliennya tidak pernah mendapatkan surat panggilan pemeriksaan dari penyidik Bareskrim. Adapun kehadiran Mario Teguh itu untuk menjelaskan ke penyidik atas kasus dugaan penipuan robot trading tersebut.

img_title Tak Ada Keberkahan dalam Tipu Daya, Buya Yahya Ingatkan Bahaya Besar Mencari Rezeki Hasil Menipu

"Kita tidak ada panggilan loh karena melihat berita anda, tidak ada panggilan. Tidak ada panggilan tetapi kita lihat berita kita iktikad baik ya," kata Elza kepada wartawan.

Sebelumnya diberitakan, ratusan korban dugaan penipuan robot trading Net89 hari ini, Rabu 26 Oktober 2022 datangi gedung Bareskrim Polri guna melaporkan dugaan penipuan tersebut.

Para korban diwakili oleh Muhamad Zainul Arifin selaku kuasa hukum terkait dugaan penipuan robot trading Net89. Ia mengatakan, terdapat 230 orang menjadi korban dugaan penipuan robot trading itu.

Pasalnya, dari 134 orang yang dilaporkan oleh Zainul, lima diantaranya merupakan publik figur. Para pelaku diduga telah melakukan dugaan penipuan terhadap korbannya senilai kurang lebih Rp 28 Miliar.

"Dari proses ini ada 134 para pelaku yang diduga melakukan tindak pidana ini, lima orang yang diduga publik figur, kemudian ada tujuh orang foundernya, ada lima orang CEO-nya, ada 37 orang terkait leadernya, 51 orang terkait dengan exchanger, jadi total ada 134 orang," ujar Zainul kepada wartawan, Rabu 26 Oktober 2022.

Kata Zainul, dari para pelaku yang dilaporkan tersebut kelima orang diantaranya adalah publik figur. Mereka adalah YouTuber, Atta Halilintar, Taqy Malik, Kevin Aprilio, Adri Prakarsa dan Motivator, Mario Teguh. Mereka diduga ikut menikmati uang hasil dugaan penipuan melalui robot trading Net89 itu.

"Kalau Atta Halilintar diduga lelang bandana ya Rp2,2 miliar dari foundernya Net89, Reza Paten. Kemudian Taqy Maliq dia menerima dari lelang sepeda Brompton Rp700 juta diduga TPPU Pasal 5," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut