Badai dan Banjir Besar Ancam Jabodetabek pada 28 Desember, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca

Tangkapan layar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana diikuti secara daring di Jakarta, Rabu, 23 Februari 2022.
Sumber :
  • ANTARA/Devi Nindy

VoxPop Nasional – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi dan ancaman cuaca ekstrem di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 28 Desember 2022.

img_title BMKG: Juli 2026 Jadi Juli Terkering dalam 35 Tahun

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan akan menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. “Itu kita laksanakan ... sudah dilakukan secara terus menerus,” katanya kepada wartawan, Selasa, 27 Desember.

BNPB berkoordinasi dengan BMKG, Kementerian Perhubungan, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memastikan potensi cuaca ekstrem tersebut tidak mengganggu warga yang mudik selama momen Tahun Baru.

img_title BMKG: El Nino 2026 Berpotensi Jadi Sangat Kuat, Musim Kemarau Lebih Panjang

Alat Untuk Modifikasi Cuaca di Bandara Halim Perdanakusuma

Photo :
  • VoxPopnews/Ikhwan Yanuar

Di DKI Jakarta, katanya, BNPB bekerja sama dengan BPBD dan Pemerintah Provinsi DKI untuk membahas TMC. Teknis pelaksanaannya dikerjakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan TNI Angkatan Udara, sementara penganggarannya oleh BNPB.

img_title BPBD Ungkap Banjir di Kota Padang Meluas ke 3 Kecamatan

"Mudah-mudahan yang disampaikan tadi, ketika ada hujan lebat, tidak mengganggu proses pergantian tahun,” ujarnya.

Di wilayah Jawa Barat, Suharyanto juga menyebut lembaganya mengantisipasi daerah aliran sungai di tiga kabupaten di Jawa Barat, yakni Subang, Indramayu, dan Sumedang.

Hujan ekstrem dan badai dahsyat

Ahli klimatologi pada Pusat Iklim dan Atmosfer BRIN Erma Yulihastin sebelumnya mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan Jabodetabek untuk mewaspadai ancaman badai dan banjir besar pada Rabu, 28 Desember, sebagaimana dia sampaikan melalui akun Instagram-nya @EYulihastin.

Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi. Foto ilustrasi.

Photo :
  • ANTARA FOTO

Dalam postingannya, Erma meminta masyarakat waspada, khususnya bagi yang berada di daerah Tangerang dan Banten. Menurut Erma, pada 28 Desember, di wilayah tersebut berpotensi terjadi hujan ekstrem dan badai dahsyat.

“Potensi Banjir Besar Jabodetabek, Siapapun Anda yang tinggal di Jabodetabek dan khususnya Tangerang atau Banten, mohon bersiap dengan hujan ekstrem dan badai dahsyat pada 28 Desember 2022," kata Erma seperti dikutip VoxPop pada Selasa, 27 Desember.

Badai dahsyat dari laut, katanya, akan dipindahkan ke darat melalui dua jalur, yakni dari barat melalui angin baratan yang membawa hujan badai dari laut (westerly burst). Sementara dari utara melalui angin permukaan yang kuat (northerly, CENS).

“Maka Banten dan Jakarta-Bekasi akan menjadi lokasi sentral tempat serangan badai tersebut dimulai sejak siang hingga malam hari pada 28 Desember 2022," kata Erma.

Alat berat membuka akses jalan akibat banjir bandang di Sumbar

Banjir Padang Mulai Surut, Warga Kembali ke Rumah dan Bersihkan Permukiman Pascagenangan

BNPB melaporkan bahwa banjir di Kota Padang mulai surut. Warga kembali ke rumah dan membersihkan permukiman, sementara pendataan dampak masih berlangsung.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut