Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Korban Penipuan Soraki Majelis Hakim: Keadilan Sudah Mati!

Korban KSP Indosurya demo di depan PN Jakarta Barat
Sumber :
  • VoxPop/Andrew Tito

VoxPop Nasional – Vonis bebas yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat kepada terdakwa kasus penipuan dan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya, Henry Surya, disambut kecewa para korban penipuan.  

img_title Nadiem Yakin Dapat Vonis Bebas Lewat Banding, Singgung Tak Ada Kerugian Negara hingga Pelanggaran Hakim

Para korban yang hadir selama sidang vonis tersebut merasa kecewa dengan hasil putusan persidangan. Mereka berharap bahwa uang mereka bisa dikembalikan.

Terlihat puluhan korban investasi bodong KSP Indosurya yangmerasa tak terima atas putusan hakim menyoraki hakim usai pembacaan putusan. "Buat apa sidang kalau tidak ada keadilan!" teriak salah seorang korban dalam ruang sidang.

img_title Sindikat Penipu Penjualan Emas Dibongkar, Dikendalikan Napi Lapas di Sumut

"Hakim membela penipu, Henry Surya bayar!" teriak para korban 

Selanjutnya para korban Indosurya perlahan meninggalkan ruang sidang, suara teriakan para korban juga masih terdengar di lobi utama PN Jakarta Barat. Para korban melakukan aksi unjuk rasa di halaman PN Jakbar dengan mengikatkan tali hitam di kepala mereka. Mereka juga tampak membawa sejumlah poster.

img_title 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Pendiri KSP Indosurya Henry Surya divonis bebas PN Jakarta Barat

Photo :
  • VoxPop/Andrew Tito

"Di mana keadilan bagi para korban? Tersangka Indosurya perampok Rp 15 triliun bebas. Di mana keadilan bagi negeri ini?" tulis poster yang dibawa para korban.

Ricky, salah seorang korban kasus penggelapan KSP Indosurya mengatakan putusan hakim hari ini aneh, dimana pembacaan putusan oleh hakim tak terdengar oleh banyak pihak.

"Keputusan hari ini adalah keputusan yang sangat aneh. Keputusan hari ini bukan saja penonton yang tidak mendengar, teman-teman wartawan yang hadir hari ini juga tidak mendengar dengan jelas. Bahkan jaksa yang duduk paling dekat dengan majelis hakim pun juga tidak dapat mendengar apa yang diputuskan oleh majelis hakim," ujarnya.

Para korban, kata Ricky, juga sempat meminta bacaan vonis itu agar terdengar dengan jelas, namun tidak dihiraukan.

"Itu menjadi satu teka-teki hingga saat ini apa saja yang dibacakan. Kami sudah protes ke majelis hakim, 'tolong diulang putusannya dibaca dengan lebih tegas dan jelas' tapi tidak dihiraukan," ujarnya.

Ricky mengatakan para korban merasa putusan hakim tidak adil, dimana dalam putusan vonis tersebut tidak ada satu pun antek-antek KSP Indosurya yang dihukum dalam kasus ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut