Diduga Salah Suntik, Bayi Meninggal Pendarahan di RSUD Labuang Baji

Keluarga pasien bayi meninggal di RSUD Labuang Baji, Makassar
Sumber :
  • Istimewa/VoxPop

Munawir mengaku, pihaknya telah merawat pasien tersebut sesuai dengan SOP. Sehingga, dia pun memastikan jika pasien anak itu meninggal dunia di RS Labuang Baji bukan karena salah suntik.

img_title BGN Tegaskan Program MBG untuk Bayi 0-6 Bulan Tak Diberi Susu Formula

“Kita udah beri penanganan awal pendarahan itu dan sudah berlangsung bagus, lalu kita transfusi darah setelah itu. Saya pastikan bukan salah suntik karena gak ada suntikan masuk ke dalam,” ungkapnya

Lebih lanjut, Munawir menambahkan, penyebab bayi itu meninggal karena adanya penyumbatan usus. Hal itu kemudian mengalami infeksi. Namun Munawir tak membantah bahwa pendarahan tersebut menjadi salah satu penyebab meninggalnya bayi berusia 1 bulan 21 haru tersebut. 

img_title Bayi 2 Minggu Dibuang di Jembatan Kawasan Madiun, Sang Ayah Syok Saat Dipertemukan di Rumah Sakit

“Untuk kasus dengan sumbatan usus karena sepsis atau infeksi yang masuk ke pembuluh darah. Artinya, kalau sudah begitu, tindakan kita harus menghentikan sumber infeksi itu dan itu dari sumbatan ususnya itu,” ungkapnya.

"Kalau saya bisa jadi meninggal karena pendarahan karena anaknya masih akan kita melakukan pelacakan kenapa bisa berdarahnya banyak dan itu terjadi di perawatan, tidak berlangsung berterus-terusan. Seandainya mungkin dari IGD, terus kemudian berdarah. Itu masih kita lacak apakah ada gangguan," sambungnya.

img_title Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Terbungkus Plastik di Summarecon Bandung

Sementara itu, Direktur RSUD Labuang Baji, dr Haris Nawawi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Bayi Al Fatan yang sempat mendapatkan perawatan di RSUD Labuang Baji. Dia pun mengaku pihaknya akan memberikan pelayanan dan membuka akses komunikasi kepada keluarga almarhum.

“Kami pihak Labuang Baji memberikan fasilitas ambulans gratis untuk dibawa ke kampung halamannya, yang seharusnya ambulans tersebut tidak ditanggung BPJS. Selain itu kami juga membuka akses komunikasi terhadap keluarga bayi tersebut,” katanya

Hingga kini, bayi malang itu telah diserahkan ke pihak keluarga. Selanjutnya pihak keluarga akan memakamkan bayi itu ke Kabupaten Jeneponto.

Ilustrasi bayi

Jual Bayinya 8 Bulan ke Suku Pedalaman, Ayah di Jambi Jadi Tersangka

Polisi menetapkan ayah bayi Gia berinisial TH sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap anak kandungnya di Jambi.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut