4 Orang Kaya Indonesia Tembus Posisi 100 Besar Orang Terkaya di Dunia

Dewi Kam, Wanita Terkaya di Indonesia
Sumber :
  • Tangkap Layat Channel Youtiube WMYGOD

Sementara itu Prima Andalan Mandiri adalah salah satu perusahaan batu bara di Indonesia, pengekspor batu bara termal terbesar di dunia, yang diuntungkan dengan melonjaknya harga batu bara.

img_title ILEF 2026 Soroti Arah Penegakan Hukum Pidana Korporasi Enam Bulan KUHP Baru Berlaku

3. Ghan Djoe Hiang

Ilustrasi punya banyak uang.

Photo :
  • U-Report
img_title Ada Indikasi Masalah Perpajakan, Purbaya Sidak Perusahaan Baja Asal China di Pulogadung

Ghan Djoe Hiang merupakan istri mendiang taipan Indonesia Athanasius Tossin Suharya, yaitu pendiri grup Baramulti yang bergerak di bidang pertambangan dan perdagangan batu bara. Suharya meninggal pada tahun 2020 di usia 77 tahun.

Meskipun harta kekayaannya turun US$ 13 juta, namun saat ini Ghan Djoe Hiang masih memiliki harta kekayaan mencapai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14,7 Triliun.

img_title Apindo Bakal Keluarkan 12 Pedoman Buat Perusahaan dan Pekerja Antisipasi PHK

Suharya memulai grup pada tahun 1971 dengan mendirikan PT Ensicon Indonesia, kontraktor umum, dan melakukan diversifikasi ke perdagangan batubara pada tahun 1988.
Baramulti Group saat ini memiliki 11 konsesi batu bara di Kalimantan dan Sumatera, Indonesia.

Ghan Djoe Hiang masuk ke daftar urutan 2.540 orang terkaya di dunia dan urutan 41 orang terkaya di Indonesia.

4. Haryanto Tjiptodihardjo

Ilustrasi uang dolar

Photo :
  • vstory

Haryanto Tjiptodiharjo menjalankan perusahaan terdaftar Impack Pratama Industri, didirikan pada tahun 1981 oleh ayahnya Handojo. Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan memproduksi bahan konstruksi berbasis polimer seperti atap, lantai, dan pipa. Ini juga mengoperasikan lokasi manufaktur di Australia, Malaysia, Selandia Baru dan Vietnam.

Haryanto bergabung dengan perusahaan pada tahun 1986 setelah lulus dengan gelar MBA dari Universitas Woodbury di AS. Dengan kekayaan mencapai US$ 1 miliar, ia menempati urutan ke 2.606 orang terkaya di dunia dan ke 45 di Indonesia.

Ekonom dan Mantan Senior Executive Vice President Bank CIMB Niaga, Dr. Michael Gerald Jusanti

Tes Insolvensi Wajib Dinilai Mampu Lindungi Perusahaan Sehat dari Pailit Prematur, Begini Penjelasannya

Michael mengatakan, hukum di RI saat ini tak mewajibkan tes insolvensi di tahap awal sebagai syarat material. Maka putusan pailit sangat mudah dijatuhkan secara prematur.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut