Dua Pekerja Migran Asal Sulsel Disiksa di Arab Saudi Sampai Muntah Darah

Ilustrasi Buruh Migran .
Sumber :
  • Istimewa

Kemudian mereka dipekerjakan di dua rumah majikan yang berlantai tiga. Di rumah majikannya itu, ia kerap diperlakukan tidak manusiawi. Sehari-hari mereka hanya diberi makan roti oleh majikannya. Bahkan kerjanya tidak dikurangi selama bulan suci ramadhan kemarin.

img_title Siapa Founder dan Co-Founder Komunitas Lari WNA di Bali yang Diduga Diskriminasi WNI?

Selama bekerja, mereka hanya mendapatkan gaji di awal bekerja. Padahal saat mereka direkrut oleh warga Pinrang bernama Hj Hania atau Nia mereka diiming-imingi gaji tinggi senilai Rp 6 juta. Tapi, sewaktu gajian pertama itu cuma Rp 4 juta yang diperoleh.

Parahnya, salah satu dari mereka bernama Halima yang punya penyakit maag. Saat di Arab Saudi, ia berungkali muntah darah. Kekerasan fisik dan verbal pun kerap mereka rasakan dari majikannya.

img_title Kronologi Komunitas Lari WNA di Bali Diduga Tolak WNI Bergabung

Kendati begitu pihak keluarga kedua pekerja migran tersebut berharap pemerintah bisa membantu memulangkan keduanya

Mensesneg RI, Prasetyo Hadi

Tak Hanya Masyarakat RI, Istana Ungkap WN AS hingga Arab Saudi Ikut War Tiket Upacara HUT ke-81

Antusiasme masyarakat untuk menghadiri rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, terlihat sangat tinggi.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut