Anis Terang-terangan Bela Panji Gumilang yang Dituduh Menistakan Agama
- Ist
Panji Gumilang bersama putrinya Anis Khairunnisa di Gedung Sate, Bandung
- Al Zaytun
Terkait kasus dan tudingan yang membelit Panji Gumilang dan ponpes Al Zaytun, Anis terang-terangan membela ayahnya. Ia menyindir pihak-pihak yang terus-terusan memojokkan dan menghujat Panji Gumilang atas keyakinannya dengan tuduhan penistaan agama.
"Sebelum sibuk menghakimi seseorang sesat dan menjebloskan seseorang pada persoalan menistakan agamanya sendiri. Ketika mengedepankan cara berpikir pendek dan irasional. Sebaiknya mari sibuk untuk terus belajar. Memperkaya literasi agar berpikir lebih adil, beradab dan berkeprimanusiaan," tulisnya di akun Facebook @Anis Khairunnisa.
"Jangan terlena dan terbuai dalam balutan kenyamanan beragama. Karena kehidupan terus berputar dan bergulir," lanjutnya
Ijtihad Panji Gumilang
Menurut Anis, kehidupan dalam beragama dinamis dan terus berkembang sesuai dengan tuntutan jaman. Baginya, apa yang dilakukan Panji Gumilang dan Al Zaytun dalam tahapan berijtihad dan mengaktualisasikannya menuju peradaban yang berkemajuan di masa depan.
"Tidak ada salah dalam berijtihad. Memutuskan masalah dengan jalan ijtihad kemudian benar, maka ia mendapat dua pahala. Dan apabila dia memutuskan dengan jalan ijtihad kemudian keliru, maka dia mendapat satu pahala," ujar Anis
Panji Gumilang (kanan) dan putrinya Anis Khairunnisa
- Ist
"Yuk simak persoalan-persoalan yang sesungguhnya sudah selesai pembahasannya beratus-ratus tahun di masa lalu. Mari melihat kedepan menuju masyarakat yang adil dan beradab," sahutnya
Sebelumnya, Anis menyebut gagasan atau pemikiran Syeikh Al Zaytun Panji Gumilang berasal dari nilai-nilai Ilahiyah (nilai universal) yang diaktualisasikan dan dipersonafikasi dalam karya yaitu Mahad Al Zaytun.
"Dari awal berdirinya 25 tahun lalu Al Zaytun mempunyai semboyan pusat pendidikan pengembangan budaya toleransi dan perdamaian. Pada saat itu mungkin gagasan ini disalah artikan oleh sabagian orang dan belum banyak dipahami oleh sebagian besar masyarakat dalam kehidupan yang hakiki berbangsa dan bernegara," ungkapnya
Hingga saat ini, kata dia, Syeikh Al Zaytun Panji Gumilang konsisten mengaktualisasikannya dalam lembaga pendidikan Al Zaytun.
"Walaupun ternyata sampai saat ini tantangannya sangat dahsyat. Namun dengan penuh kesadaran beliau memahami hal itu. Karena bagi beliau pengorbanan yang besar adalah usaha memahami ajaran supaya bisa memahami hidup yang hakiki," pungkasnya
