BNPB Sebut 6000 Orang Mengungsi karena Kelaparan di Papua Tengah

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di ARDEX 2023
Sumber :
  • Dok BNPB

Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pertanyaan wartawan terkait upaya penanganan bencana kekeringan akibat cuaca ekstrem, yang menyebabkan gagal panen dan kelaparan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

img_title Kemarau Panjang Bikin Harga Beras di Daerah Ini Meroket Jadi Rp 900 Ribu per Karung

"Saya sudah perintahkan pada Menko PMK, Menteri Sosial, BNPB dan juga di daerah, di papua untuk segera menangani secepat-cepatnya," kata Presiden usai meresmikan sodetan Ciliwung di Jakarta, Senin.

img_title BMKG Perkirakan Puncak Kemarau di Juli-September, Ini yang Harus Disiapkan

Presiden menekankan, persoalan yang terjadi adalah terdapat daerah spesifik di Papua Tengah yang pada musim salju, menyebabkan tanaman tidak dapat tumbuh.

"Problemnya, supaya tahu ya, itu ada daerah spesifik yang kalau di musim salju itu yang namanya tanaman tidak ada yang tumbuh, di ketinggian yang sangat tinggi, distrik itu," ujar Presiden.

img_title Dihadapan Para Menteri, Prabowo: Saya Minta Belajar ke Negara Lain untuk Hilangkan Kelaparan

Permasalahan lain adalah kendala terkait keamanan dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat di sana. Menurut Presiden, pesawat pengantar bantuan tidak berani turun, atas faktor keamanan.

"Sebab itu saya minta tadi TNI untuk membantu mengawal. Di sana memang problemnya selalu seperti itu, medannya yang sangat sulit, pesawat yang mau turun pilotnya nggak berani, sehingga problem itu yang terjadi," ujarnya.

Untuk diketahui cuaca ekstrem di Papua Tengah terjadi sejak Juni 2023 lalu. Saat ini dilaporkan sedikitnya enam orang meninggal dunia akibat cuaca ekstrem yang berakibat pada gagal panen dan kelaparan di sejumlah distrik, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Kobaran api yang muncul di Blok Bantengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)

BNPB: Luas Lahan yang Terbakar di Kawasan Gunung Bromo Capai 60 Hektare

BNPB mencatat luasan lahan terdampak kebakaran tersebut tersebar di wilayah administratif Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang. Upaya pemadaman masih dilakukan

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut