XTC Indonesia Minta Maaf Anggota Geng Motor Berulah di Markas TNI Garut

Delapan anggota geng motor ditangkap polisi karena menyatroni markas TNI
Sumber :
  • VoxPop/Diki Hidayat

Garut – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) XTC Indonesia sangat menyesalkan perbuatan oknum anggotanya yang melakukan aksi ugal-ugalan di Asrama Korem 062 Tarumanegara, Selasa 22 Agustus 2023 sekitar pukul 00.30 WIB.

img_title Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

Kedelapan anggota geng motor yang diketahui dari kelompok XTC tersebut, diamankan anggota TNI yang tengah bertugas di Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Kesdam III/Siliwangi.

DPP XTC Indonesia yang merupakan komunitas motor Bandung menyesalkan perbuatan oknum anggota karena sangat tidak terpuji dan mencoreng nama organisasi. Sehingga XTC  Indonesia meminta agar oknum anggota yang melakukan pelanggaran atau mengganggu ketertiban umum bahkan melakukan kejahatan ditindak tegas.

img_title Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

"Terlebih kami selalu menanamkan agar anggota XTC di seluruh Indonesia untuk selalu bekerjasama dengan TNI dan Polri," kata Ketua Dewan Pendiri XTC Indonesia, Ivan Rivky Kabira dalam keterangannya, Selasa, 29 Agustus 2023.

Sementara itu Ketua Umum XTC Indonesia, Donny Akbar memerintahkan agar jajaran DPP untuk bekerjasama dengan DPD Jabar untuk melakukan investigasi hal tersebut kepada DPC Garut yang kini dipimpin saudara Gangan. 

img_title Pelanggaran 121 Hakim yang Disanksi Dibuat Sebelum Kenaikan Gaji 280 Persen

Pihaknya meminta maaf kepada Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Kesdam III/Siliwangi terutama Danrem Kolonel Inf Asep Sukarna serta warga Kabupaten Garut

"Semoga menjadi yang terakhir dan jangan sampai terulang lagi, secara pribadi dan pengurus pendiri dengan rendah hati  menyampaikan permohonan maaf," ungkapnya.

Lanjut Donny, pihaknya mendukung langkah kepolisian Polres Garut dan Korem 062 Tarumanegara yang telah menangani kasus tersebut. Segala bentuk pelanggaran atau perbuatan melawan hukum diproses hingga tuntas.

"Kami sangat mendukung langkah-langkah tegas yang telah dilakukan anggota Korem dan Polres Garut," pungkasnya.
 

Ilustrasi polisi

TNI Buka Suara Soal Dugaan Prajurit Aniaya Polisi Hingga Tewas di Asrama Brimob Slipi

Mabes TNI buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan anggota Polri, Desky Prima Idolakusuma (30), di kawasan Asrama Brimob, Slipi, Palmerah, Jakbar.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut