Ketua Komnas Perempuan: 'The Power of Emak-emak' Implikasinya Positif dan Negatif

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta - Ketua Komisi Nasional Anti-kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Andy Yentriyani menilai budaya dan sistem politik di Indonesia belum ideal dan adil untuk keterlibatan perempuan di ranah publik termasuk politik. Sebab, masih banyak stereotipe yang dilekatkan kepada perempuan yang di satu sisi bermakna positif tetapi pada saat yang sama juga bernuansa negatif. 

img_title Perempuan di Ciamis Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI, Apa Motifnya?

Istilah "the power of emak-emak", merujuk pada ungkapan terhadap kaum perempuan, berimplikasi baik sekaligus buruk, apalagi kalau berurusan dengan ranah publik, kata Andy dalam wawancara eksklusif dengan VoxPop pada program The Interview di Jakarta, 4 September 2023.

Dalam beberapa kasus, katanya, masih banyak ditemui pandangan meragukan terhadap kepemimpinan perempuan. Kadang-kadang, pada saat yang sama dimunculkan istilah "the power of emak-emak" untuk memberi penilaian terhadap peran perempuan dalam ranah publik atau politik.

img_title Jokowi ke Kader PSI: Percuma Punya Struktur Partai Tapi Cuma Formalitas

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

"The power of emak-emak positif-negatif implikasinya, gitu kan, karena emak-emak dianggapnya ngeyel, kalau dikasih tahu enggak mau dengerin, gitu kan. Jadi, ya udah deh, males, ya udah deh," katanya, mencontohkan sikap dan pandangan sebagian kalangan terhadap perempuan.

img_title Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Perempuan Pelaku UMKM

Di sisi lain, katanya, ada semacam kesamaan pandangan bahwa kalau menyangkut hal prinsip dan ideologis, termasuk urusan nasib anak, emak-emak tak akan mundur barang sejengkal untuk memperjuangkan.

"The power of emak-emak, atau kita mau bilang, ibu-ibu itu dia akan berdiri tegas, kukuh, ketika persoalan yang paling mendasar yang menjadi pertaruhannya, misalnya, dia enggak akan mundur kalau akan ditanya nanti [atau] besok anak saya bisa makan atau enggak," ujarnya.

Contoh pemaknaan negatif lain terhadap perempuan, dia mencontohkan, kalau politikus laki-laki membicarakan secara intensif isu tertentu, dia akan dianggap gigih dalam memperjuangkan prinsipnya. "Perempuan, kalau ngomong berkali-kali, [kerap dikatakan] 'itu-itu aja diomongin', gitu kan," katanya.

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

"Jadi," dia menekankan, "ada respons yang berbeda terhadap situasi yang sama hanya karena siapa yang menyampaikan itu, apakah dia laki-laki atau perempuan."

Jajaran DPP PKB menerima kedatangan delegasi International Republican Institute (IRI)

Di Depan Delegasi IRI, Cak Udin Tegaskan Regenerasi Politik PKB Bukan Sekadar Slogan

Jajaran DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyambut kedatangan delegasi International Republican Institute (IRI) di Markas DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin, 3 Agustus 2026

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut