Permudah Guru di Daerah Pelosok Bisa Kuliah, Kemenag Buka Universitas Islam Siber

Direktur Pendidikan Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag Ahmad Zainul Hamdi
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) membuat terobosan dengan membuka Universitas Islam Siber (Cyber Islamic University) untuk membantu para guru di berbagai daerah yang selama ini kesulitan mengakses perkuliahan. Melalui program ini, guru madrasah di mana pun berada tetap dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi karena perkuliahan sepenuhnya dilakukan berbasis digital.

img_title Tak Banyak yang Tau! Unpar Ternyata Lahirkan Deretan Artis hingga Tokoh Penting Indonesia, Ada Tulus hingga Hotman Paris

Universitas Islam Siber saat ini telah dibangun di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati, Cirebon, Jawa Barat. Kampus siber itu dibangun, salah satunya, berdasarkan hasil benchmark kepada Universitas Hankuk, Seoul, Korea Selatan, yang menjadi salah satu kampus bergengsi dalam perkuliahan sibernya.

“Kampus ini menyediakan perkuliahan berbasis digital yang bisa diakses civitas academicanya di mana saja mereka berada. Bahkan, seluruh pelayanan di kampus ini diprogram khusus, sejak pendaftaran hingga tuntas lulus dilakukan secara digital,” kata Direktur Pendidikan Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag Ahmad Zainul Hamdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 16 November 2023.

img_title Korsel Lanjutkan Bangun Jalur Kereta ke Korut pada 2027

Ilustrasi karya seni digital.

Photo :
  • Pixabay

Inung, panggilan akrab Ahmad Zainul Hamdi, mengungkapkan, ribuan guru madrasah di pelosok-pelosok daerah sangat membutuhkan afirmasi pendidikan lanjutan untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuannya.

img_title Media Korea Selatan Soroti Kelakuan Tak Biasa Pemain Vietnam usai Kalahkan Timnas Indonesia 3-0 di Piala AFF 2026

Di antara mereka ada yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Mereka kesulitan berkuliah lantaran terkendala jarak geografis, akses hingga biaya. Padahal, mereka umumnya telah mengabdi di madrasah atau pesantren selama bertahun-tahun.

Untuk para pekerja migran

Selain menjangkau guru-guru di pelosok negeri, pada masa mendatang pendirian Universitas Islam Siber juga bertujuan memberikan akses kepada pekerja migran Indonesia (PMI) yang berkeinginan untuk berkuliah dalam bidang agama.

"Banyak sekali ingin kuliah. Kalau misalkan ingin kuliah di perguruan tinggi keagamaan Islam, kan harus kita siapkan. Nah, ini kita siapkan. Melalui perkuliahan jarak jauh, kampus ini bisa memberikan kuliah bagi ribuan mahasiswa dari berbagai wilayah namun kualitas tetap terkontrol," ujar Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, Surabaya, itu.

Pekerja migran jalani sertifikasi kompetensi

Photo :
  • Istimewa

Ada sembilan studio di sana dengan perangkat teknologi yang sangat mendukung pembelajaran jarak jauh. Untuk memastikan program ini berjalan baik, beberapa profesor dari Universitas Hankuk juga sudah melihat langsung di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut