Siswa SD dan TK di Jambi Rela Naik Perahu Tiap Hari Demi Sekolah

Siswa SD dan TK sekolah naik perahu lewati sungai setiap hari.
Sumber :
  • VoxPop/Syarifuddin Nasution (Jambi)

Jambi – Di tengah perkembangan zaman yang serba maju ini, ternyata masih ada siswa yang harus berjuang susah payah untuk menimba ilmu. Seperti di Dusun Muaro Lepat, Desa Datuk Nan Duo, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

img_title Nekat! Penjaga Sekolah Peras Anak SD Buat Main Judol, Berujung Ditangkap Polisi

Untuk ke sekolah, siswa SD dan TK itu harus menyeberangi sungai yang alirannya deras dan dalam karena akses jalan seperti jembatan belum dibuat oleh pemerintah Jambi.

Kepala Desa Datuk Nan Duo, Mohd Isa saat dikonfirmasi membenarkan daerah Dusun Muaro Lepat tidak ada jembatan. Masyarakat melalui sungai karena akses dekat ke desa tetangga dibandingkan jalan ke pusat desa.

img_title Sekolah Rakyat Tingkat SD Disebut Sepi Peminat, Anggota DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

"Ya benar, siswa SD dan TK ketika sekolah itu menyeberangi sungai karena lebih dekat ke desa tetangga yakni Desa Padang Jering, Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi," ujarnya pada Rabu, 29 November 2023.

Siswa Kemudikan Sendiri Perahu Tanpa Pendampingan Orang Tua

img_title Nekat Seberangi Sungai Rongkong Makassar Saat Debit Air Tinggi, Pemuda 24 Tahun Berakhir Tragis

Siswa SD dan TK sekolah naik perahu lewati sungai setiap hari.

Photo :
  • VoxPop/Syarifuddin Nasution (Jambi)

Isa menjelaskan siswa SD tersebut bersekolah di SDN 156 di Desa Padang Jering. Para siswa tersebut setiap pagi naik perahu bantuan dari pihak Desa Datuk Nan Duo. Dengan menempuh jarak 10 menit, mereka bisa sampai ke sekolah. Perahu itu dibawa langsung oleh para siswa.

"Yang membawa perahu tidak ada didampingi oleh orang tua karena siswa sudah biasa dan yang membawa para siswa secara bersama-sama," katanya.

Isa menyebutkan, SD di Desa Datuk Nan Duo memang ada, namun jauh jika ditempuh oleh para siswa. Sehingga akses sekolah lebih dekat ke Desa Padang Jering namun harus menyeberang sungai.

"Saya tidak tau apakah Pemerintah tidak tau ada warga yang tinggal sehingga tidak terpantau, padahal ramai penduduk masyarakat tinggal di Dusun Muaro Lepat dan saya harapkan kepada Pemerintah buatlah Jembatan karena sudah puluhan tahun tidak ada jembatan yang menjadi akses transportasi masyarakat," terangnya.

Banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Sungai Batang Kumayo dan Batang Rangeh Meluap, Kabupaten Agam Dilanda Banjir

BPBD Kabupaten Agam mencatat dua jorong di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, direndam banjir akibat meluapkan air sungai di daerah itu pada Senin siang.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut