Gubernur dan Kapolda Pastikan Wisatawan Aman Berlibur Tahun Baru di Jatim

Rombongan Forkopimda Jatim saat mendatangi Jatim Park III.
Sumber :
  • VoxPop/Uki Rama

Malang –  Demi memastikan tempat wisata aman jelang libur tahun baru 2024, Forkopimda Jawa Timur melakukan pengecekan ke sejumlah tempat wisata, salah satunya Jawa Timur Park III (Dino Park) di Kota Batu, pada Sabtu, 30 Desember 2023.

img_title Anjlok 2,15 Persen, BPS Catat Jumlah Wisatawan Mancanegara Cuma 1,39 Juta Kunjungan di Juni 2026

Tampak Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada, Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, Pangko Armada ll, Laksda TNI Denih Hendrata, dan lainnya.

Alasan mendatangi Kota Batu karena merupakan jujugan wisatawan saat merayakan momen malam tahun baru. Gubernur Khofifah mengatakan agar wisatawan yang datang merasa aman dan nyaman, berangkat bahagia pulang lebih bahagia pengecekan harus dilakukan.

img_title 4 Wisatawan Jatuh dari Tebing usai Selfie di Kawasan Pantai Semeti NTB, Satu Tewas

"Kami ingin memastikan wisatawan dan masyarakat dalam keadaan aman sesuai jargon saya datang bahagia pulang bahagia. Pesan saya selalu hati-hati dan jaga keselamatan," kata Khofifah. 

Jatim Park

Photo :
  • VoxPop/Lucky Aditya
img_title Prabowo: Satu Wisatawan Asing Minum Secangkir Kopi, Hidupi 10 hingga 15 Rakyat Kita

Selain itu, orang nomor satu di Jatim juga menginstruksikan bupati atau walikota di Jatim untuk melakukan pengecekan tempat wisata, baik wisata alam maupun wahan wisata buatan. 

"Kami telah menugaskan semua kepala daerah untuk memastikan kalau itu wahan wisata buatan, maka harus tervalidasi. Kalau itu wisata alam maka harus terkontrol. Monitoring harus jelas dan dilakukan bersama-sama, khususnya di wana wisata alam," ujar Khofifah. 

Pasalnya beberapa waktu lalu ada peristiwa yang menimbulkan korban jiwa, tepatnya di salah satu hotel di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Dimana dua warga dari Gresik yang tengah berenang di hotel dan tenggelam.

"Saat berenang situasi kolam renang sedang ramai. Kemudian ada yang tenggelam dan tidak tertolong. Karena itu, ini jadi perhatian baru. Wahana wisata dan hotel yang punya kolam renang. Wajib ada tim yang terus melakukan pemantauan dan meningkatkan kewaspadaan, baik sedang ramai ataupun tidak," tutur Khofifah. 

Peristiwa itu pun menjadi bahan evaluasi Forkopimda Jatim selama momen libur Nataru. Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Bupati Banyuwangi, agar kehati-hatian untuk meminimalisir peristiwa tak diinginkan terus ditingkatkan.

"Bukan hanya Banyuwangi tapi semua daerah, tolong semua pihak berkoordinasi dan kolaborasi dengan baik demi menciptakan rasa aman dan nyaman," kata Khofifah. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut