Gubernur dan Kapolda Pastikan Wisatawan Aman Berlibur Tahun Baru di Jatim
- VoxPop/Uki Rama
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, mengatakan, Kota Batu jadi daerah kedua yang dikunjungi jajaran Forkopimda Jatim, setelah sebelumnya melakukan kunjungan di Wisata Bahari Lamongan (WBL).
"Kami sudah diskusi dengan pengelola. Puncak kunjungan wisata telah terjadi pada 24 Desember kemarin. Kemudian diprediksi puncak kunjungan wisata ke dua akan terjadi pada Sabtu, 31 Desember besok," kata Imam.
Pada puncak kunjungan wisata gelombang kedua itu, pihaknya berharap semuanya dapat terkontrol dengan baik. Tidak ada ada aksi kejahatan dari orang-orang tak bertanggung jawab.
"Sehingga semua masyarakat dapat merayakan tabun baru dengan aman dan nyaman," ujar Imam.
Imam juga sempat menyinggung soal arus kendaraan di Kota Batu. Hal tersebut menjadi problem berbagai pihak karena sering kali macet.
"Kota Batu ini kota tujuan wisata. Saat hari-hari libur, macetnya bisa sampai Malang. Ini jadi PR kami. Situasi ini akan kami suarakan ke pusat, untuk mendapatkan solusi terbaik. Bertujuan untuk terus mengembangkan pariwisata Kota Batu, utamanya dalam hal transportasi," ujar Imam.
Meski ada kemacetan di beberapa titik di Kota Batu. Imam menyampaikan tidak ada kemacetan stagnan atau berhenti total.
"Ada kemacetan tapi tetap bisa jalan," kata Imam.
Sementara itu, Direktur Jatim Park III, Suryo Widodo mengaku siap menjalankan instruksi Forkopimda Jatim demi keamanan dan kenyamanan wisatawan. Keseriusan itu dibuktikan dengan adanya pemberian sertifikasi grade A dari Lembaga Sertifikasi Usaha Lintas Sertifindo Unggul beberapa waktu lalu.
"Sertifikasi bisa dijadikan acuan dan standar tertentu dan membuat kita terus belajar jadi lebih baik. Itu adalah bentuk komitmen dalam memenuhi standar usaha wisata serta bukti keseriusan kami kepada para wisatawan," tutur Suryo.
