Cek Fakta: 70 Juta Pengungsi Rohingya Bakal Mendarat di Indonesia

Cek Fakta: 70 Juta Pengungsi Rohingya Bakal Mendarat di Indonesia
Sumber :
  • Tiktok

Jakarta – Beredar video dengan narasi 70 juta pengungsi Rohingya bakal datang ke Indonesia. Hal ini disebut bagian dari konspirasi Amerika Serikat (AS) yang telah direncanakan sejak masa kepemimpinan Presiden Donald Trump.

img_title Jumlah Imigran Tewas saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Sejak Kamis, 18 Januari 2024 sore, video yang dibagikan akun TikTok @cak_sas70 itu sudah disaksikan lebih dari 1626 penonton, mendapatkan 72 like dan sejumlah komentar dari waganet.

“Tujuh puluh juta pengungsi mau tinggal di Indonesia. Hancur negara kita Indonesia kalau pemerintah tidak bertindak memulangkan pengungsi Rohingya ke daerah asal mereka,” bunyi narasi unggaha.

img_title Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Pengungsi Rohingya di Tugu Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh

Photo :
  • VoxPop/Dani Randi

Dalam cuplikan awal video berdurasi 40 detik itu, tampak eks Presiden AS, Donald Trump sedang berbicara. Lalu, video beralih menampilkan Kepala Perwakilan UNHCR di Indonesia, Thomas Vargas.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Dalam video itu terdapat narasi yang menyatakan bahwa, kedatangan pengungsi Rohingya ke Indonesia merupakan rencana negara barat. Pengunggah juga mendesak pemerintah Indonesia untuk tegas menyikapi hal ini.

“Inilah konspirasi negara barat untuk menghancurkan Indonesia. Sudah direncanakan sejak Trump menjabat presiden Amerika Serikat,” tulis narasi unggahan.

Cek Fakta

Mengutip laporan CekFakta.com, video yang menampilkan Trump sedang berbicara berasal dari video dengan judul ‘President Trump: "The United States will not be a migrant camp..."’ Video tersebut diunggah 5 tahun lalu tepatnya pada 19 Juni 2018 silam.

Dalam video berdurasi 3 menit 41 detik itu, Trump mengatakan bahwa selama dirinya menjabat, maka selama itu pula AS menolak kedatangan pengungsi dan imigran. Dia tidak mengatakan bakal memberangkatkan pengungsi dan imigran ke negara lain termasuk Indonesia.

Imigran Rohingya terdampak di Aceh

Photo :
  • Bakamla

Adapun, cuplikan video yang menampilkan Thomas Vargas diambil saat dia diwawancarai di Gedung UNHCR, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada 2019 silam.

Hasil wawancara tersebut terdapat dalam artikel Detik.com dengan judul “Diminta RI Berangkatkan Pengungsi ke LN, Begini Respons UNHCR” artikel itu tayang pada Rabu, 17 Juli 2019.

Dalam wawancara itu, Vargas mengatakan bahwa pihak Indonesia meminta UNHCR segera memberangkatkan para pencari suaka dari Afrika dan Afghanistan ke negara tujuan mereka (negara ketiga) atau pulang ke negara masing-masing (repatriasi).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut