Arab Saudi Izinkan Umrah Backpacker dengan Visa Turis, MUI: Silakan Dicoba, Asyik dan Nyaman

Ilustrasi Jemaah Indonesia tengah menunaikan ibadah umrah.
Sumber :
  • Fuad Hasan/Maktour

VoxPop Nasional – Baru-baru ini Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru yang menarik perhatian publik.
 Di mana pemerintah Arab Saudi kini telah resmi mengizinkan para jemaahnya untuk umrah backpacker dengan menggunakan visa turis bagi sejumlah negara, termasuk juga dengan Indonesia.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Umrah mandiri atau backpacker ini sendiri kini menjadi fenomena yang ramai diperbincangkan lantaran memiliki biaya lebih hemat. Sayangnya, adanya kebijakan baru dari Kerajaan Arab Saudi ini justru menuai beragam reaksi dari berbagai pihak. Sebut saja mulai dari Kementerian Agama (Kemenag)ri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga anggota DPR RI.

Meskipun dari pihak Kemenag melarang adanya kebijakan baru tersebut karena alasan keselamatan, namun MUI dan DPR RI justru sebaliknya. Kedua lembaga ini justru tak mempermasalahkannya.

img_title Timur Tengah Memanas! Drone dari Irak Hantam Arab Saudi, PM Ali Al Zaidi Minta Investigasi

Mendukung dan Menyebutnya Asyik

img_title Ronaldo Nazario Bicara soal Cristiano Ronaldo usai Gagal di Piala Dunia 2026: Kelasnya di Arab Saudi

Berbeda dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI,  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis justru memberikan dukungan adanya kebijakan Kerajaan Arab Saudi tersebut.

Menurutnya, saat ini akses justru semakin mudah untuk berkeliling dunia, begitu pun untuk melakukan ibadah umrah.

"Saya pikir ke depan memang kita makin mudah untuk akses keliling di dunia, apalagi cuma umrah gitu kan, lebih dekat dari kita, orang bisa berangkat sendiri, melaksanakan--apalagi ibadahnya ibadah sunnah," katanya setelah acara Halaqah Dakwah di Kantor MUI, Jakarta Pusat dikutip VoxPop.co.id pada Senin 26 Februari 2024.

Lebih lanjut, Kiai Cholil menyebutkan bahwa umrah backpacker ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki jiwa pengembara atau yang senang mengembara. Hal tersebut karena menurutnya, ini ada tantangannya sendiri dari biasanya.

Kendati demikian, ia juga menegaskan kepada masyarakat Indonesia untuk lebih berhati-hati saat melakukan umrah backpacer dan tetap bisa menjaga nama baik negara Indonesia.

"Saya berharap meminta kepada masyarakat yang ingin umrah backpacker berangkat sendiri silakan dicoba. Saya sudah pernah mencobanya asyik dan nyaman. Yang kedua, tapi perhatikan, tolong bawa nama Indonesia yang baik, jangan sampai pergi ke sana, tidak bisa pulang," terang Kiai Cholil lebih lanjut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut