Ternyata SYL Pakai Uang Peras Pejabat Kementan untuk Renovasi Rumah dan Perawatan Keluarga
- VoxPop/M Ali Wafa
"Ke dokter," kata Panji.
"Apa lagi? karena disini yang saudara kemukakan tuh hanya 10 juta, 10 juta. Apakah ada anggaran lain yang lebih banyak dari itu?," kata hakim
"Ke dokter, terus untuk rumah tangga," ucap Panji.
"Rumah tangga itu rumah tangga siapa?," cecar hakim
"Rumah tangga anak bapak," ungkap Panji.
"Anaknya bapak, dibiayain juga?," kata hakim.
"Biasanya," jawab Panji.
Hakim merasa penasaran, maka Panji terus dicecar soal penggunaan uang hasil peras pejabat Kementerian Pertanian yang dilakukan SYL. Panji menjelaskan bahwa renovasi rumah anak SYL juga ditanggung lewat uang hasil pemerasaan tersebut.
"Itu rumah tangga dalam artian bagaimana?," cecar hakim.
"Biaya perbaikan-perbaikan," jawab Panji.
Panji mengatakan bahwa rumah anak SYL yang ada di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan hingga anak yang berada di Makassar juga ditanggung dari uang hasil pemerasan itu.
Bahkan, kata Panji, biaya perawatan kecantikan untuk sang anak juga ditanggung uang haram SYL dari pejabat Kementerian Pertanian RI.
"Biasa saya kalau disuruh bapak aja suruh bayar ke dokter, ke dokter. Biasanya yang kecantikan kecantikan gitu," kata Panji
"Jadi untuk anak yang perempuan," kata hakim.
"Perempuan," jawab Panji.
"Anak yang laki-laki?," tanya hakim
"Yang laki-laki biasa pembelian. Pembelian onderdil kendaraan biasanya," kata Panji.
"Itu dibebankan juga ke Kementan juga?," kata hakim.
"Dibebankan. Saya minta ke biro umum," ungkap Panji.
"Lalu biro umum bayar langsung atau saudara yang bayar?," tanya hakim penasaran.
"Biasa biro umum bisa ke saya, saya kasihkan ke Aliandri atau Pak Ubadiah atau langsung ke orangnya transfer orang biro umum," tukas Panji.
