Fernando WN Australia Gembong Narkoba Buron BNN Licin Sulit Ditangkap Gegera Ini

Ilustrasi diborgol
Sumber :
  • canada.com

Jakarta - Warga Negara Australia bernama Johan Gregor Hass alias Fernando Tremendo yang merupakan buronan Badan Narkotika Nasional (BNN), disebut sangat licin. Fernando punya banyak nama samaran dan kerap mengelabui petugas melalui perubahan ciri fisik.

img_title Tegas! Prabowo Bakal Larang Total Vape Jika Jadi Pintu Masuk Narkoba

"Karena melacak orang dengan beragam alias itu gak gampang. Mencari seperti ini, kalau punya alias 10 ini kita susah. Nanti, pasti orang bergerak namanya orang penjahat tidak pernah ngaku namanya sendiri ya,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Brigadir Jenderal Polisi Sulistyo Pudjo Hartono, Jumat, 17 Mei 2024.

Fernando Tremendo menjadikan Indonesia salah satu wilayah pengedaran narkobanya. Hingga kini jaringannya baik di bawah atau di atas dari pelaku masih disasar.

img_title BNN Miskinkan Bandar Narkoba, Rampas Hasil Aset TPPU Senilai Rp 165 Miliar Sepanjang Oktober 2024-Juli 2026

Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono

Photo :
  • VoxPop/Muhammad AR

Pudjo menyebut pihaknya saat ini masih berkoordinasi baik dengan otoritas di Filipina dan Australia supaya Fernando bisa dibawa ke Tanah Air untuk dilakukan proses hukum.

img_title BNN Sita 12,3 Ton Narkotika Sepanjang Oktober 2024-Juli 2026, Total Tersangka 1.259

“Jadi beberapa jaringannya sudah kita tangkap tapi kita belum bisa ungkap secara umum. Karena ini masih menyangkut jaringan yang tidak hanya di Indonesia tapi juga di tempat lain seperti negara asal dan tempat ditangkapnya," lanjut Pudjo.

"Diduga juga tadi mungkin di tempat-tempat lain seperti negara asal atau dekat tempat ditangkapnya kita menjaga semua biar aparat penegak hukum yang terkait begitu," kata dia.

Sebelumnya, WNA Australia bernama Johan Gregor Hass alias Fernando Tremendo yang merupakan buronan BNN diketahui sempat tinggal di Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Brigjen Pudjo mengatakan kasus yang menjerat Fernando terjadi pada 5 Desember 2023 dengan barang bukti sabu 5 kilogram.

"Jadi, beberapa jaringannya sudah kita tangkap tapi kita belum bisa ungkap secara umum," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Brigadir Jenderal Polisi Sulistyo Pudjo Hartono, Kamis, 16 Mei 2024.

Jay Idzes saat Sassuolo hadapi Juventus

Rekan Jay Idzes Terjerat Kasus Narkoba di Australia, Apa Dampaknya untuk sang Kapten Timnas Indonesia?

Rekan Jay Idzes di Sassuolo terjerat kasus penyalahgunaan zat terlarang di Australia. Sang kapten Timnas Indonesia dan klubnya berpotensi merugi di musim 2026-2027.

img_title
VoxPop.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut