Kondisi Jenazah Korban Pesawat Jatuh di BSD, RS Polri: Tidak Utuh, tapi Tak Terbakar

Pesawat Jatuh di BSD Tangsel
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta – Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramatjati, Brigjen Pol Hariyanto mengungkap kondisi dari tiga jenazah korban jatuhnya pesawat latih di BSD, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu, 19 Mei 2024 siang. Kata dia, jenazah mengalami luka akibat benturan yang sangat keras.

img_title Menhub Dudy Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Para Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

"Luka bakar enggak ada, tapi hanya luka benturan yang sangat keras. Bisa dibayangkan jatuh dengan terbentur," kata Hariyanto kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Pesawat Jatuh di BSD Tangsel

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa
img_title Harga Avtur Turun, Kemenhub Evaluasi Tarif Pesawat dan Tetapkan Batas Maksimal Fuel Surcharge 30 Persen

Dia melanjutkan, kondisi korban tidak utuh. Tapi, dia menegaskan tidak ada luka bakar pada tubuh korban. 

"Tidak utuh, tapi tidak terbakar," jelasnya. 

img_title 20 Ambulans Disiagakan Guna Menangani Korban Kebakaran KM. Mutiara Sentosa II

Seperti diketahui, sebuah pesawat dilaporkan jatuh lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai (BSD), Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu siang, 19 Mei 2024. Tampak di ekor pesawat itu kode PK-IFP.

Badan pesawat yang terjatuh, sebagaimana terlihat dalam video yang beredar di media sosial, hancur berkeping-keping di tepian bagian lapangan tersebut. Juga terlihat ada satu orang sudah tergeletak di dekat sisi puing-puing pesawat. Belum diketahui apakah korban hidup atau sudah meninggal.

Terlihat juga warga berkerumun menyaksikan pesawat yang sudah hancur tersebut. Namun belum diketahui pasti penyebab kejadian jatuhnya pesawat tersebut.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap ada tiga orang awak pesawat meninggal dunia akibat peristiwa itu. Adapun tiga korban itu masing-masing merupakan pilot, co-pilot, dan engineer atau teknisi.

"Pilot Capt Pulu Darmawan, Co-pilot Capt Suanda, dan Engineer Farid Ahmad," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati dalam keterangannya.

Atas peristiwa ini, Kemenhub pun menyampaikan bela sungkawa terhadap keluarga korban. Dia mengatakan penyebab jatuhnya pesawat ini akan diinvestigasi oleh KNKT.

"Mengenai penyebab jatuhnya pesawat akan diinvestigasi oleh pihak KNKT sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya. 

Airbus A380-800.

Pesawat Komersial Terbesar di Dunia Bakal Mendarat di Bandara Soetta

Pesawat Airbus A380-800 merupakan pesawat komersial terbesar di dunia dengan konfigurasi dua dek penuh (full double deck). Pesawat ini memiliki bentang sayap 79,75 meter.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut