Terkuak, Penyebab Crane Pembangunan Gedung Jampidsus Kejagung Jatuh

Foto muatan crane jatuh di perlintasan MRT (istimewa)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Foe Peace Simbolon

Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku kontraktor proyek pembangunan Gedung Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung mengungkap dugaan penyebab jatuhnya crane pada kegiatan konstruksi gedung tersebut.

img_title Tim 9 Diminta Temukan Pemilik Rp 476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah

"Berdasarkan investigasi awal, insiden ini disebabkan oleh induksi elektromagnetik yang terjadi ketika kereta MRT melintas saat tower crane sedang mengangkat material besi. Induksi tersebut mengakibatkan crane mati mendadak, sehingga material besi yang sedang diangkat terjatuh miring dan masuk ke dalam rel MRT mengikuti arus induksi," ujar EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Adjib Al Hakim, Jumat 31 Mei 2024.

MRT Jakarta

Photo :
  • Istimewa
img_title Tim 9 Kejagung Geledah 6 Lokasi di Jaksel terkait Kasus Febrie Adriansyah, Termasuk Kantor Don Ritto

Namun, lanjutnya, sebelum pekerjaan pengangkatan material dilakukan, Hutama Karya selaku kontraktor telah berkoordinasi dengan pihak MRT dan menyepakati batas aman jarak pengangkatan material, yaitu enam meter, sesuai dengan hasil koordinasi tersebut. Lebih lanjut, pihaknya bakal segera mengambil langkah-langkah preventif guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

"Tindakan-tindakan yang akan diambil meliputi evaluasi dan peningkatan prosedur keselamatan kerja, khususnya terkait penggunaan crane di dekat jalur MRT, peninjauan ulang jarak aman pengangkatan material dengan melibatkan ahli elektromagnetik untuk memastikan keselamatan operasional, dan meningkatan koordinasi dan komunikasi dengan pihak MRT untuk memastikan setiap langkah yang diambil telah memenuhi standar keselamatan tertinggi," katanya.

img_title KPK Tegaskan Penanganan Kasus Febrie Murni di Kejagung: Kami Hanya Kebagian Tempat Penahanan Saja

Dirinya menambahkan, Hutama Karya berkomitmen untuk fokus pada penyelesaian di lapangan lebih cepat dan melanjutkan proses investigasi dengan memperbaiki seluruh dampak atas insiden tersebut.

"Pasca kejadian tersebut, Hutama Karya telah melakukan evakuasi material besi dalam empat tahap selama 2 jam yang selesai lebih cepat pada pukul 20.05 WIB. Namun, terkait waktu pengoperasian menjadi kewenangan dari pihak MRT Jakarta," kata dia lagi.

MRT Jakarta

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Sebelumnya diberitakan, crane jatuh pada kegiatan konstruksi yang sedang dikerjakan Gedung Kejaksaan Agung RI oleh kontraktor Hutama Karya. Hal ini berdampak pada operasional MRT. Untuk sementara, operasional kereta dihentikan.

"Evakuasi dilakukan dengan menurunkan penumpang di stasiun terdekat," kata Humas PT MRT Jakarta, Ahmad pratomo, Kamis 30 Mei 2024.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut