Kementerian Kominfo Minta Para Pejuang Informasi Perbanyak Konten 3E1N
- Misrohatun Hasanah
“Oleh karenanya, kita hendaknya bisa memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat. Adalah tanggung jawab kita untuk membuat berita atau konten yang baik dan positif,” jelas Taofiq.
Hal ini perlu dilakukan mengingat cara-cara manipulatif dan menyihir orang percaya berdasarkan prinsip-prinsip di luar penalaran dan akal sehat, semakin tumbuh subur. Imbasnya kebenaran, fakta dan bukti tidak terlalu penting sepanjang narasi, cerita dan pemikiran diterima berdasarkan kesamaan pandangan, pikiran dan keyakinan.
Di sisi lain, Taofiq menyatakan di era kian masifnya media sosial, masyarakat merupakan konsumen, produsen, sekaligus distributor informasi. “Publik bisa diajak berpartisipasi mengunggah berita-berita baik dari daerah melalui media sosial miliknya,” kata Taofiq.
Ilustrasi media sosial.
- Pixabay
Media sosial pun dikatakannya perlu dimanfaatkan mengingat saat ini masyarakat lebih banyak memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi.
“Hampir semua media juga memiliki media sosial. Pengelolaan media sosial menjadi penting karena masyarakat semakin bermain di media sosial. Kita penting punya kanal media sosial dengan konten apapun. apa itu grafis, video yang dibuat sebagai konten informasi yang punya nilai berita yang bermanfaat,“ kata Taofiq.
