Kasus SPBU Diduga Curang Berakhir Damai, Kwarnas Pramuka Ingatkan Pengelola Berbisnis Jujur

SPBU Pertamina
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta – SPBU Pertamina Buperta Cibubur yang sebelumnya viral di media sosial karena diduga melakukan kecurangan terhadap konsumen berakhir damai.

img_title Sosok Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wagub Banten Dituding Pakai APBN untuk Nonton KPop, Dua Kali Gagal Jadi Caleg

Sebagai informasi, SPBU berkode 34.16915 merupakan SPBU milik PT. Molino Pramuka yang merupakan salah satu badan usaha Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka yang dipimpin oleh Budi Waseso atau yang akrab disapa 'Buwas'.

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

Wakil Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarnas Pramuka, Benny Butarbutar mengatakan, pihak Kwarnas Pramuka telah memanggil dan meminta keterangan pihak pengelola SPBU termasuk mengecek CCTV begitu kasus dugaan kecurangan tersebut menjadi viral di media sosial dan pemberitaan online.

"Kami menyambut baik persoalanya selesai dengan damai yang dibuktikan dengan adanya surat pernyataan klarifikasi bersama dan ditandatangani oleh kedua belah pihak. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk saling mengawasi dan mengedepankan itikad baik dalam setiap permasalahan yang timbul," kata Benny Butarbutar dalam keterangan resminya, Kamis 27 Juni 2024.

img_title 5 Game Baru Mobile yang Langsung Viral, Kombinasi Gameplay Unik dan Grafis Memukau Jadi Daya Tarik Utama

Kwarnas Pramuka juga telah memanggil Direktur Operasaional PT. Molino Pramuka, Rio Ashadi selaku pengelola SPBU untuk memeriksa ulang dokumen-dokumen terkait prosedur pelayanan dan pengawasan, termasuk di antaranya surat pernyataan bersama.

Surat pernyataan bersama antara kedua belah pihak itu ditandatangani oleh Konsumen dan Manajer lapangan selaku pihak pengelola SPBU pada Rabu, 26 Juni 2024 pukul 21.14 WIB.

Kwarnas Pramuka mengaku sudah melakukan evaluasi dan sejumlah tindakan perbaikan untuk memastikan kejadian yang dapat merugikan nama baik Kwarnas Pramuka tidak terulang lagi.

“Penyelidikan dan kegiatan audit juga masih terus berlangsung dan tidak tertutup kemungkinan untuk memberikan sanksi tegas mulai dari sanksi administratif hingga pemecatan jika betul-betul ditemui penyimpangan administrasi dan pelanggaran prosedur operasional di lapangan yang fatal," jelas Benny.

Kwarnas Pramuka, sambung Benny, terbuka untuk kemungkinan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan kasus tersebut berdasarkan temuan dan pemeriksaan kronologis yang didapat.

Akan tetapi kedua belah pihak yaitu pihak SPBU dan Konsumen memilih jalan musyawarah mufakat sehingga berakhir dengan damai tanpa menempuh jalur hukum.

Kacamata pintar.

Membongkar Kacamata Pintar untuk Rekam Video: Di Balik Kemudahannya Tersimpan Risiko Penyalahgunaan

Kacamata pintar makin populer untuk merekam video. Simak manfaat, risiko penyalahgunaan, serta pelajaran dari kasus perekaman tanpa izin yang memicu perdebatan privasi.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut