Cak Imin Undang Seluruh Partai Politik Meriahkan HUT ke-26 PKB
- Istimewa
VoxPop – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-26 pada Selasa, 23 Juli 2024. Acara tersebut akan diadakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar yang lebih akrab disapa Cak Imin, mengungkapkan bahwa semua partai politik diundang untuk merayakan momen HUT ke-26 PKB. Undangan tersebut menandakan semangat inklusivitas dalam politik Indonesia.
“Semua partai diundang,” kata Cak Imin, di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/7/2024), dilansir dari Antara.
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
- Istimewa
Selain perayaan hari lahir, PKB juga akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas). Hal itu diungkapkan dalam akun media sosial Instagram @dpp_pkb. Akan tetapi, Cak Imin menekankan bahwa acara ini akan menjadi ajang syukuran dan hiburan, dengan penampilan dari Maliq & D'Essentials dan Happy Asmara.
“Kami syukuran, tetapi intinya hiburan saja. Intinya kami mau menikmati Maliq & D'Essentials, dan Happy Asmara. Wartawan wajib datang,” ujarnya.
Menjelang perayaan tersebut, PKB lebih dulu menyelenggarakan lomba stand up comedy dengan tema “Tertawa Politik Riang Gembira.” Acara tersebut menjadi ajang hiburan guna menyegarkan sekaligus memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengeksplorasi dan menyampaikan pandangan politik mereka dengan cara yang ringan dan humoris.
Ketum PKB Muhaimin Iskandar buka kegiatan sayap partai Perempuan Bangsa
- Istimewa
Selain itu, diadakan juga lomba menghias tumbeng oleh Perempuan Bangsa sebagai organisasi sayap PKB yang hadir untuk memeriahkan acara dan berpartisipasi sebagai tokoh politik perempuan.
PKB sendiri didirikan pada 23 Juli 1998 dengan ideologi moderat yang berfokus pada Pancasila dan demokrasi Islam. Partai ini didirikan oleh mantan Presiden Republik Indonesia ke-4 yaitu K.H. Abdurrahman Wahid dan didukung oleh banyak kiai Nahdlatul Ulama (NU).
Diketahui bahwa pada Pemilu 2024, PKB bersama dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem, mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dalam pemilihan presiden dan wakil presiden.
Sementara itu, Partai Gerindra berkoalisi dengan sejumlah partai lain, termasuk Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
