Benny Rhamdani Siap Penuhi Panggilan Bareskrim soal Inisial T Pengendali Judol

Kepala BP2MI Benny Ramdhani.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menegaskan akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait sosok inisial T. Belakangan viral seseorang berinisial T yang digadang sebagai pengendali judi online (judol) serta diisukan kebal hukum.

img_title Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Bulan Juli Turun 22,92 Persen

Benny menyebut telah menerima undangan klarifikasi dari Bareskrim pada Jumat, 26 Juli 2024 malam. Polri mengundang Benny untuk datang klarifikasi perihal sosok inisial T pada Senin, 29 Juli 2024.

"Hadir dong, hadir dong diminta klarifikasi masa enggak hadir. InsyaAllah pagi ya. Kalau enggak, siang. Perkiraan pagi jam 10 sampai jam 12," ujar Benny saat dihubungi, Sabtu, 27 Juli 2024.

img_title Cegah Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi Terulang, Malaysia Tugaskan Polisi di Bandara

Kepala Badan BP2MI Benny Ramdhani

Photo :
  • VoxPop/ Natania Longdong

Di sisi lain, Benny mengaku akan menjelaskan sosok inisial T saat dirinya mengikuti rapat di Istana Negara bersama Presiden Jokowi, Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan beberapa jajaran Kementerian/Lembaga.

img_title PPATK Temukan 6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia 2026

"Ya itu kan bukan saya, urusan tuhan. Jadi urusan saya ya besok yang pasti saya datang, saya akan sampaikan peristiwa yang terjadi di Istana Negara saat saya menyampaikan itu di depan presiden, wakil presiden, ada Panglima, ada Kapolri ada menteri lembaga," kata Benny.

Selanjutnya, Benny menjelaskan saat itu dirinya fokus kepada penempatan pekerja Migran di negara Kamboja, bukan fokus kepada inisial T terkait judi online. Maka itu, Benny akan memberi penjelasan kepada Polri bahwa ada sedikit missleading mengenai pemberitaan media.

"Di mana penempatan ilegal ke Kamboja itu kan kerja di judi online dan scamming online. Nah, itu yang dalam beberapa pemberitaan jadi hilang, kok semua jadi fokus ke judi online. Nah, kemudian miss leading kedua, teman-teman media fokus pada judi online di Indonesia, padahal yang saya sampaikan kaitan dengan penempatan ilegal itu adalah judi online di Kamboja," kata Benny.

Di sisi lain, Benny mengaku tak hanya menyebutkan inisial T saja, melainkan beberapa sosok yang diduga menjadi bandar judi online di beberapa negara.

"Dalam berbagai kasus penempatan ilegal, termasuk di depan Presiden, saya sampaikan beberapa nama, misalnya dengan inisial yang diduga terlibat jadi bandar penempatan ke Singapura itu ada lima nama dengan inisial saya sampaikan juga, kenapa kok ini jadi ributnya inisial T. Kalau misalnya T itu siapa, kan ditanya T siapa latar belakangnya apa, itu bukan tugas sayalah, tugas penegak hukum," ujar dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut