Benny Rhamdani Diperiksa Lagi Soal Pengendali Judi Online Inisial T Hari Ini

Benny Ramdhani Ketua BP2MI Diperiksa Bareskrim Terkait Judi Online dan Scamming
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani kembali bakal menjalani pemeriksaan lanjutan terkait sosok bandar judi online (judol) berinisial T, hari ini.

img_title PPATK Temukan 6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia 2026

“Saya undang jam 10.00 WIB (Pemeriksaan klarifikasi Benny),” ucap Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Polisi Djuhandani Rahardjo Puro, Kamis, 1 Agustus 2024.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani.

Photo :
  • Dok. Polri.
img_title OJK Perketat Perang Lawan Judi Online, Lebih dari 36 Ribu Rekening Sudah Diblokir

Namun, belum diketahui apakah yang bersangkutan bakal hadir dalam panggilan hari ini atau tidak. Djuhandani menegaskan kalau surat undangan klarifikasi telah dikirim ke Benny pada Selasa, 30 Juli 2024, lalu.

“Sudah dikirim kemarin,” ujar dia lagi.

img_title Transaksi Judol Turun, DPR Ingatkan Penegakan Hukum Tak Boleh Kendor

Sebelumnya diberitakan, pemeriksaan Bareskrim Polri terhadap Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani rampung. Dia diperiksa sekitar lima jam lamanya.

"Prosesnya cukup lama, lima jam setengah ya yaitu dari sekitar pukul 14.00 WIB. Kurang lebih tadi ada 22 pertanyaan sudah saya jawab," kata Benny, Senin, 29 Juli 2024.

Benny Rhamdani Rampung diperiksa Bareskrim Polri.

Photo :
  • VoxPop.co.id/Foe Peace Simbolon

Pasca pemeriksaan, Benny masih tidak mau mengungkap siapa sosok berinisial T yang dimaksudnya sebagai pengendali judi online kebal hukum tersebut. Kata dia, hal itu bisa ditanyakan ke penyidik yang memeriksa. Sehingga, dirinya menegaskan tidak bakal mengungkap lebih jauh sosok T.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Gedung KPK

Mensos Ungkap 1,4 Juta Bansos Ditangguhkan karena Terindikasi Judi Online

Gus Ipul mengungkapkan bahwa temuan indikasi penggunaan dana bansos untuk perjudian daring tersebut berpatokan pada data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut