Mengenang Pelantikan Presiden RI: Perjalanan dari Presiden Soekarno Hingga Jokowi

pelantikan presiden pertama Republik indonesia, Soekarno
Sumber :
  • Dok. Perpusnas

Selama lebih dari tiga dekade, Soeharto memegang kekuasaan, terpilih kembali dalam enam periode berturut-turut, atau selama lebih dari 30 tahun.

img_title Prabowo Dijadwalkan Buka Kongres PSSI, Erick Thohir Sampaikan Laporan Tahunan

Yakni pada tanggal 23 Maret 1973, tanggal 23 Maret 1978, tanggal 11 Maret 1983, tanggal 11 Maret 1988, tanggal 11 Maret 1993, dan terakhir Soeharto mengucap sumpah jabatan presiden pada tanggal 11 Maret 1998.

Hingga akhirnya terjadi krisis ekonomi, politik, dan hukum yang terjadi pada tahun 1997 melatarbelakangi jatuhnya Orde Baru, mahasiswa bersama rakyat dari berbagai elemen melakukan demo besar-besar agar Soeharto lengser dari kekuasaan.

img_title Viral Foto Bareng Megawati, Siapa Frederik Kiran Cucu Soekarno yang Dipuji Ganteng? Ternyata Berdarah Belanda-Jepang

Tekanan dari berbagai pihak akhirnya membuat Soeharto meletakkan jabatan presiden setelah berkuasa selama 32 tahun pada tanggal 21 Mei 1998.

Wakil presiden Soeharto kala itu, Bacharuddin Jusuf Habibie menggantikan posisi Soeharto yang diminta turun oleh Rakyat.

img_title Kadin Puji Kepemimpinan Prabowo: Sangat Visioner dan Strategis

3. Presiden B.J. Habibie: Mengawal Transisi Menuju Reformasi

BJ Habibie saat dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia 21 Mei 1998

Photo :
  • Office of the Vice President The Republic of Indonesia

Setelah pengunduran diri Soeharto, Wakil Presiden B.J. Habibie diangkat menjadi Presiden ketiga. Prosesi pelantikannya dilangsungkan di Istana Merdeka pada hari yang sama, yakni 21 Mei 1998.

Prosesi pelantikan Habibie dilaksanakan di Istana Merdeka usai Soeharto membacakan pengunduran diri. Habibie mengucap sumpah sebagai presiden ketiga Republik Indonesia dengan disaksikan oleh Pimpinan Mahkamah Agung. 

"Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa," ucap Habibie pada pelantikan presiden.

Habibie bertugas memimpin Indonesia melewati masa transisi, termasuk menggelar pemilu lebih awal pada tahun 1999 yang menjadi awal dari era reformasi dan demokrasi yang lebih terbuka.

4.  Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur): Tokoh Pluralisme yang Dilengserkan

Pelantikan presiden keempat Gus Dur pada 20 Oktober 1999

Photo :
  • Dok. Biro Humas MPR

Pemilu yang seharusnya diadakan 2003 tu dilaksanakan lebih awal yakni pada 7 Juni 1999, MPR hasil pemilu 1999 mengadakan sidang umum untuk menentukan presiden dan wakil presiden. 

Voting anggota MPR menghasilkan kemenangan bagi Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, mengungguli anak sang proklamator Soekarno, Megawati Soekarnoputri.

Hasil pemilu 1999 membawa Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur ke kursi kepresidenan sebagai Presiden ke-4. Pelantikannya berlangsung pada 20 Oktober 1999 di depan Sidang Umum MPR,9. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut