Gadis ABG Diperkosa Bergilir, Bus Angkut Anak TK Terbakar hingga Bravo Kejagung
- VoxPop.co.id/Andrew Tito
Jakarta, VoxPop – Kasus pemerkosaan terhadap gadis ABG di Jakarta Barat menjadi berita terpopuler VoxPop.co.id kanal news. Kasus ini bahkan menarik perhatian pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Korban berinisial B berusia 15 tahun diduga diperkosa bergilir oleh 5 pria.
Kemudian ada berita mengenai Presiden Prabowo Subianto yang mengungkapkan alasan membentuk badan percepatan pengentasan kemiskinan.
Lalu ada berita kecelakaan sebuah bus di Tol Wiyoto Wiyono. Bus tersebut mengangkut anak-anak TK yang mau pergi wisata. Beruntung tak ada korban dalam peristiwa ini.
Berita terpopuler lainnya datang dari mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Ia pun membagikan kegiatannya usai tak lagi menjadi Menlu era Presiden Prabowo Subianto.
Terakhir ada apresiasi dari mantan Menkopolhukam Mahfud MD terhadap Kejaksaan Agung yang menangkap 3 haklm yang memvonis bebas Ronald Tannur atas dugaan kasus suap.
Lima berita terpopuler sepanjang Kamis 24 Oktober 2024 bisa anda baca kembali dalam round up di bawah ini:
1. Miris! Gadis ABG di Jakbar Digilir 5 Pria Biadab dalam Semalam, Hotman Paris Turun Tangan
Ilustrasi Pemerkosaan
- Foto: Antara
Nasib malang dialami gadis ABG 15 tahun berinisial B. Korban diduga diperkosa oleh lima pria biadab di Meruya, Jakarta Barat.
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea pun turun tangan dalam kasus ini melalui timnya yaitu Hotman 911.
Menurut Hotman, korban diperkosa dalam satu malam oleh lima pelaku.
Baca selengkapnya di sini
2. Prabowo Beberkan Alasan Bentuk Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Kabinet Merah Putih Perdana di Istana
- Biro Pers Sekretariat Presiden: Muchlis Jr
Presiden RI Prabowo Subianto membeberkan alasannya membentuk Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Berdirinya badan tersebut bertujuan supaya kesulitan yang ada cepat diatasi.
"Bukan saya ingin mencampuri pekerjaannya kementerian-kementerian, tidak. Tapi saya ingin membantu, di mana ada bottle-neck, di mana ada kesulitan segera kita atasi. Mari lah kita jujur mengakui bahwa birokrasi di kita sangat terkenal, sangat terkenal ribetnya, sangat terkenal lambatnya," ucapnya saat menggelar rapat Kabinet Merah Putih perdana, Rabu, 23 Oktober 2024.
Dirinya mengatakan, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan tersebut nantinya bakal mempelajari dan memonitor semua program perlindungan sosial dan bantuan supaya tepat sasaran ke golongan masyarakat yang perlu bantuan.
