Gus Salam Bilang MLB NU Rencananya Bakal Digelar di Surabaya

Mantan Wakil Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur (Jatim) Gus Salam
Sumber :
  • Istimewa

Ia menuturkan ada ‘something wrong’ dari penyelenggaraan jam’iyyah. Menurut dia, ada mis-manajemen yang fatal dan prinsipil dalam pelaksanaan. 

img_title Munas dan Konbes NU Bahas Pengelolaan Tambang, dari Aspek Kepemilikan hingga Pemanfaatannya

Gus Salam menyebut ada pergeseran pelaksanaan norma dan landasan etis dalam mukadimah Qonun Asasi, Khittah NU dan Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

img_title GKB-NU Ajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi, Minta Beri Kesempatan ke Prabowo

Dia menyebut ada penurunan spirit, mentalitas dan moralitas dalam berjema’ah dan berjam’iyyah yang diperlihatkan pimpinan dan pejabat PBNU.

Dijelaskan Gus Salam, perpecahan jam’iyyah bersifat terbuka dan laten terjadi meluas terutama di Jawa. Ia bilang dalam perpecahan itu tersimpan hubungan yang tidak sehat, saling merendahkan, hingga saling menjatuhkan. 

img_title Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Kepengurusan Baru GP Ansor

Bagi dia, jika kondisi itu terus berlangsung bisa membahayakan arah perjuangan jam’iyyah NU yang didirikan ulama Pondok Pesantren dan Para Auliya’. 

"Atas perspektif dan ungkapan perasaan beliau-beliau itu, memantabkan Presidium untuk segera menggelar Muktamar Luar Biasa (MLB) NU," ujar Gus Salam.

Dia menuturkan, Presidium juga menyampaikan kepada ulama dan tokoh NU terkait rencana rapat konsolidasi untuk mematangkan Pra MLB, dalam waktu dekat. 

"Sedangkan Pra MLB sendiri, Insya Allah akan dilaksanakan bulan Desember di Surabaya; titik juang para Pahlawan. Pra MLB direncanakan dihadiri oleh PWNU se-Indonesia atau yang mewakili," tuturnya.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara Munas dan Konbes NU

Prabowo Target Tutup 800 BUMN Merugi, Klaim Bisa Hemat Triliunan

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan pemerintah berencana menutup sekitar 700-800 perusahaan BUMN yang dinilai tidak sehat dan terus mengalami kerugian.

img_title
VoxPop.co.id
24 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut