Gus Ipul Sebut Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Tunggu Prabowo Pulang dari Luar Negeri

Presiden RI Prabowo Subianto dan Seskab Mayor Teddy Indra Wijaya (kanan).
Sumber :
  • YouTube Setpres

Jakarta, VoxPop –  Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan secara resmi nama-nama pahlawan nasional baru tahun 2024, sepulang dari kunjungan ke luar negeri. 

img_title Survei Ungkap Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Pemerintah Bakal Lakukan Evaluasi

“Pemberian gelar pahlawan nasional akan disesuaikan waktunya setelah Presiden kembali dari lawatannya ke luar negeri,” kata Gus Ipul dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat, 8 November. 

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tahun ini, gelar pahlawan nasional tidak akan diumumkan bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional pada 10 November mendatang, yang biasanya menjadi momen pengumuman.

img_title Qodari soal Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Turun: Penting Bagi Pemerintah untuk Koreksi

Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul

Photo :
  • VoxPop/Yeni Lestari

Gus Ipul menerangkan bahwa nama-nama calon pahlawan nasional yang akan diumumkan sudah melewati proses pengusulan dan penyaringan yang panjang. Namun, dia memilih untuk tidak membeberkan detail mengenai kandidat-kandidat tersebut.

img_title 100 Ribu Orang Bakal Padati Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir di Zikir dan Doa Kebangsaan

Menurutnya, nama-nama pahlawan nasional yang diajukan telah masuk ke Kementerian Sosial saat posisi Menteri Sosial masih dijabat  Tri Rismaharini.  “Kami tidak akan mengungkapkan detail calon pahlawan nasional saat ini,” ucapnya.

Mekanisme Pengajuan Pahlawan Nasional

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan mekanisme pengajuan gelar pahlawan nasional di Indonesia, yang diawali dari partisipasi masyarakat. 

Pengajuan ini dapat diawali dari tokoh-tokoh masyarakat atau organisasi yang mengajukan nama calon kepada pemerintah daerah setempat, baik di tingkat kabupaten maupun kota. 

Selanjutnya, pengajuan tersebut disampaikan ke gubernur untuk disetujui di tingkat provinsi.

“Setelah melalui proses di tingkat daerah, usulan tersebut akan diseleksi oleh Kementerian Sosial. Dari sekian banyak nama yang diusulkan, Kementerian Sosial akan melakukan seleksi awal untuk diserahkan kepada presiden melalui Dewan Gelar,” kata Gus Ipul. 

Dewan Gelar ini berperan penting dalam menganalisis dan mendiskusikan nama-nama calon pahlawan sebelum disetujui oleh presiden. 

Acara zikir dan doa bersama di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 1 Agustus 2026

Prabowo Batal Hadiri Acara Zikir dan Doa Bersama di Monas, Ada Tugas Kenegaraan

Prabowo batal menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka HUT ke-81 RI.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut