PDIP Bali Protes Dewa Siwa Dijadikan Visual DJ di Kelab Malam: Menodai Ajaran Agama Hindu

Fraksi PDIP DPRD Profinsi Bali menyikapi Dewa Siwa yang dijadikan visual pertunjukan DJ di kelab malam
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Maha Liarosh (Bali)

Bali, VoxPop – Sebuah kelab malam di Bali kedapatan menjadikan Dewa Siwa sebagai visual pertunjukan musik Disc Jockey (DJ). Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali menilai, secara filosofi hal itu bisa menjadi penistaan agama Hindu. 

img_title Pertarungan Sengit 2 Jam 45 Menit, Isaac Becroft Sabet Gelar Juara M-15 Bali

'Dewa Siwa disucikan dan dipuja, dan Dewa Siwa adalah manifestasi Tuhan sebagai pamralina yang sangat disucikan, sehingga tidak tepat dan tidak layak ditempatkan sebagai latar belakang pertunjukan musik di tempat yang kurang tepat seperti kelab malam," jelas Ketua Fraksi PDI Perjuangan I Made Supartha, di Denpasar, Selasa, 4 Januari 2025.

Selain itu, kata Made Supartha, menjadikan Dewa Siwa sebagai gambar latar belakang pertunjukan musik DJ, juga tidak memiliki hubungan dengan suatu perayaan atau pemujaan yang sifatnya hiburan seperti pada kelab malam.

img_title Kawal Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan, KemenHAM Dorong Penyelesaian Konflik Berbasis Prinsip HAM

"Hal itu menjadi dasar bahwa menjadikan Dewa Siwa sebagai latar gambar pertunjukan musik DJ adalah perilaku yang salah dan tidak dapat dibenarkan," tegasnya.

Gambar Dewa Siwa sebagai latar pertunjukan DJ di Club malam terbesar di Bali

Photo :
  • VoxPop.co.id/Maha Liarosh (Bali)
img_title Polisi Bongkar Dugaan Tempat Asusila Berkedok Spa di Seminyak Bali

Dikatakan Supartha, mayoritas umat Hindu wajib  percaya bahwa waktu berjalan dalam siklus Yuga. Untuk itu menjadikan Dewa Siwa sebagai gambar latar belakang pertunjukan musik DU tidak sesuai dengan siklus Yuga.

Dalam agama Hindu juga terdapat ajaran tentang Desa sebagai Tempat Kala sebagai Waktu dan Patra sebagai Keadaan, sehingga menjadikan Dewa Siwa sebagai gambar latar belakang pertunjukan musik DJ tidak sesuai pada tempatnya atau tidak sesuai dengan pada waktu dan keadaanya.

Selain itu, merujuk pada konsep tituler dari mitologi Hindu terdapat kalimat Roda Waktu berputar, dan zaman datang dan berlalu, meninggalkan kenangan yang menjadi legenda. 

Legenda memudar menjadi mitos, dan bahkan mitos pun sudah lama terlupakan ketika zaman yang melahirkannya datang lagi.

Sehingga menjadikan Dewa Siwa sebagai gambar untuk dijadikan latar belakang pertunjukan musik DJ menjadi batu sandungan bagi masyarakat Bali yang erat dengan kearifan lokal dan kebudayaan yang bernafaskan Agama Hindu.

"Maka tentu wajib bagi masyarakat untuk selalu menjaga dan melindungi dari kegiatan-kegiatan yang terindikasi menodai ajaran, baik secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut