Penyidik Rossa Purbo Ungkap Ada Bukti Hasto Kristiyanto Talangi Uang Rp400 Juta Buat Suap PAW DPR

Penyidik KPK AKBP Rossa Purbo Bekti di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Zendy Pradana

Jakarta, VoxPop – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rossa Purbo Bekti mengatakan bahwa penyidik menemukan bukti ada penyerahan uang senilai Rp400 juta untuk urusi PAW DPR RI 2019-2024 Harun Masiku. Uang tersebut merupakan talangan pemberian suap ke mantan Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

img_title Misteri Keberadaan Harun Masiku Jadi Beban Berat KPK, Minta Masyarakat Bantu Pencarian

Rossa menjelaskan hal tersebut ketika dia menjadi salah satu saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan PAW DPR, dengan terdakwa Hasto Kristiyanto. Sidang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jumat, 9 Mei 2025.

Rossa menjelaskan bahwa penyidik menemukan talangan uang Rp400 juta itu, ditemukan dari bukti percakapan eks kader PDIP Saeful Bahri.

img_title Misteri Keberadaan DPO Harun Masiku, KPK Singgung Kemungkinan Sudah Meninggal

Bermula dari temuan Rossa, dalam percakapan, katanya ada permintaan uang dari Wahyu Setiawan sebanyak Rp900 juta untuk mengurus PAW Harun Masiku. 

Penyidik KPK AKBP Rossa Purbo Bekti di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat

Photo :
  • VoxPop.co.id/Zendy Pradana
img_title Hasto PDIP: Pengganti Perry Warjiyo Harus Paham Stabilisasi Moneter

"Setelah mendapatkan perintah untuk action itu, kemudian Saeful berkoordinasi dengan Tio, kenapa Tio? Karena yamg nyambung dengan Komisioner KPU ini melalui Tio, itu ada di percakapan chat-nya yaitu untuk melakukan negosiasi terkait berapa uang yang diminta," ujar Rossa di ruang sidang.

"Sebenarnya, Wahyu itu cuma minta Rp900 juta, itu hasil negonya. Oleh para pihak 3 serangkai ini dibilang itu minta Rp1,5 (miliar), jadi mereka ada spare untuk uang capeknya lah, istilahnya seperti itu," lanjutnya.

Lebih lanjut, Rossa menjelaskan bahwa ada permintaan uang tambahan senilai Rp500 juta untuk mengurus PAW Harun sampai di tahap pelantikan. Wahyu meminta uang sekitar Rp2,5 miliar untuk mengurus semuanya sampai selesai.

Kendati begitu, Harun Masiku mengaku tidak memiliki uang sebanyak yang diminta Wahyu Setiawan.

"Dan tidak berhenti di situ, untuk sampai proses pelantikan itu memerlukan Rp500 juta dan Rp500 juta lagi. Jadi total yang akan dikeluarkan itu adalah Rp2,5 miliar. Nah atas permintaan itu Harun Masiku nggak punya uang, ini tergambar dari pada saat itu kita pakai rekening koran, dan juga kita cek lokasi tinggalnya, bahkan mobilnya pun kami juga kurang representatif (untuk bayar Rp2,5 miliar) mencoba untuk cari dana talangan terkait dengan hal itu," kata Rossa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut