Budi Arie Respons soal Jatah 'Jaga' Situs Judol: Setop Narasi Jahat!

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi
Sumber :
  • VoxPop.co.id/M Ali Wafa

Hal tersebut diketahui dari dakwaan jaksa penuntut umum dalam kasus dugaan judi online Kementerian Komdigi (sebelumnya Kementerian Kominfo) di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Mei 2025.

img_title Komdigi Blokir 3,7 Juta Situs Judi Online Sejak Oktober 2024

Adapun terdakwa dalam perkara di persidangan itu adalah yakni Zulkarnaen Apriliantony, Adhi Kismanto, Alwin Jabarti Kiemas, dan Muhrijan alias Agus.

Dalam pemaparan yang dibacakan jaksa penuntut umum, pada sekitar bulan Oktober 2023, Budi Arie diduga meminta rekannya, Zulkarnaen, untuk mencari orang yang bisa mengumpulkan data website judi online.

img_title Soroti Judi Online di Kalangan ASN, Wagub Jabar Minta Ombudsman Perkuat Pengawasan dan Pembinaan

Kepada Budi Arie, Zulkarnaen kemudian mengenalkan sosok bernama Adhi Kismanto.

“Dalam pertemuan tersebut terdakwa II Adhi Kismanto mempresentasikan alat crawling data yang mampu mengumpulkan data website judi online, lalu saudara Budi Arie Setiadi menawarkan kepada terdakwa II Adhi Kismanto untuk mengikuti seleksi sebagai tenaga ahli di Kemenkominfo,” ucap jaksa.

img_title Siap-siap! 36 Ribu Lebih Rekening Bank Terkait Judol Bakal Diblokir OJK

Hanya saja, Adhi dalam proses seleksi sebagai tenaga ahli itu dia tidak lolos. Namun karena atensi Budi Arie, Adhi tetap diterima.

“Adhi Kismanto dinyatakan tidak lulus karena tidak memiliki gelar sarjana namun dikarenakan adanya atensi dari saudara Budi Arie Setiadi, maka terdakwa II Adhi Kismanto tetap diterima bekerja di Kemenkominfo dengan tugas mencari link atau website judi online,” tutur jaksa.

Singkatnya, Adhi bersama dengan Zulkarnaen dan Muhrinjan yang merupakan pegawai Komdigi kemudian melakukan kongkalikong memulai aksi untuk menjaga website judi online, di mana dalam praktiknya Budi Arie disebut menerima bagian.

“Bahwa kemudian terdakwa I Zulkarnaen Apriliantony, Terdakwa II Adhi Kismanto, dan Terdakwa IV Muhrijan alias Agus kembali bertemu di Café Pergrams Senopati untuk membahas mengenai praktik penjagaan website perjudian online di Kemenkominfo dan tarif sebesar Rp. 8.000.000,- per website serta pembagian untuk Terdakwa II Adhi Kismanto sebesar 20%, Terdakwa I Zulkarnaen Apriliantony sebesar 30% untuk saudara Budi Arie Setiadi sebesar 50?ri keseluruhan website yang dijaga,” papar jaksa.

Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS Sukamta

Transaksi Judol Turun, DPR Ingatkan Penegakan Hukum Tak Boleh Kendor

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta merespons positif turunnya perputaran dana judi online (judol) pada 2025. Dia pun mengingatkan pembasmian judol tak boleh berhenti.

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut