6 Anggota Sabhara Polrestabes Makassar Diduga Aniaya Warga, Paman Bripda Andika Ungkap Faktanya
- Pexels/RODNAE Productions
Makassar, VoxPop - Bripda Andika, Anggota Sabhara Polrestabes Makassar, melalui pamannya Syahrial Wahyu Maulana, angkat bicara terkait tuduhan dugaan penganiayaan dan pemerasan yang dilayangkan kepada Yusuf Saputra, pemuda asal Dusun Parang Boddong, Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Syahrial menyampaikan bantahan atas pemberitaan yang berkembang di sejumlah media. Menurut Syahrial, tuduhan kepada Bripda Andika menodong senjata laras panjang dan melakukan pemerasan hingga penganiayaan serta menelanjangi Yusuf adalah tidak benar, makanya perlu diluruskan.
Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Bripda Andika dan 5 orang rekan-rekannya dari Satuan Sabhara Polrestabes Makassar, semata-mata berdasarkan naluri dan tanggung jawab moral sebagai anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di mana pun berada.
Ilustrasi penganiayaan.
- Pexels/RODNAE Productions
Sesuai kronologi yang disampaikan Bripda Andika, Syahrial menjelaskan Bripda Andika dan lima rekannya baru saja selesai mengadakan acara bakar ikan lalu makan bersama di Desa Galesong, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Lokasi bakar ikan merupakan rumah Bripda Andika.
Setelah istirahat sejenak, mereka kemudian menuju ke lapangan sepak bola di depan Balla Lompoa untuk menikmati suasana pasar malam.
Saat itu, Syahrial mengatakan Bripda Andika dan teman-temannya keliling jalan-jalan lalu melihat ada empat orang diduga akan melakukan transaksi narkotika. Sebagai Anggota Polri, kata dia, Bripda Andika dan temannya berupaya mendatangi empat orang berinisial IS, N, Z dan YS yang diduga akan transaksi narkotika.
"Naluri seorang anggota Polri melihat gerak-gerik yang mencurigakan seperti itu, apalagi di tempat ramai. Timbul dong pastinya, didatangilah empat orang tersebut. Bripda Andika dan teman-temannya berjalan menuju keempat orang itu, lalu keempat orang tersebut berhamburan lari," ujar Syahrial dikutip pada Minggu, 1 Juni 2025.
Kata Syahrial, salah satu pemuda yang berhasil diamankan adalah Yusuf Saputra. Di mana, dalam proses diamankannya Yusuf Saputra, telah ditemukan adanya barang bukti yang diduga narkotika.
"Barang bukti yang banyak itu dibawa oleh N teman dari Yusuf Saputra. Kan 4 orang itu berteman inisial IS, Z, Yusuf Saputra dan N. Si N ini yang kebetulan sempat membawa kabur barang yang banyak itu, sehingga tidak tertangkap,” jelasnya.
