Ditembak Mati Koops Habema TNI, Komandan OPM Enos Tipagau Dalangi Aksi Teror di Papua
- Istimewa
Dalam beberapa aksinya, Enos Tipagau juga terlihat membakar rumah-rumah warga, honai adat, sekolah, dan puskesmas. Dinamakan aksi ‘bumi hangus’ tersebut, bukan hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga trauma mendalam bagi masyarakat, terutama anak-anak dan perempuan Papua.
“Yang tak kalah keji, kelompok ini menjadikan remaja dan anak muda sebagai tameng hidup saat mereka melakukan serangan terhadap Pos Keamanan TNI/Polri antara lain di Distrik Baitapa dan Desa Mamba Distrik Sugapa,” ungkap Lucky.
Selain itu, peraih penghargaan akademik peserta terbaik TNI AD di PPSA XXIV Lemhanas Tahun 2023 ini menuturkan jika Enos Tipagau dan kelompoknya seringkali melakukan penyanderaan terhadap warga dan tenaga kerja dari luar Papua yang bekerja di proyek-proyek infrastruktur.
Para korban disiksa bahkan mereka dibunuh dengan kejam, sebagai bentuk propaganda dan teror ketakutan diwilayah Papua.
Kebrutalan OPM yang saat ini terang-terangan menargetkan masyarakat khususnya OAP, pemukiman, sekolah, puskesmas hingga gereja sebagai sasaran teror mereka, semakin memupuk kebencian masyarakat Papua terhadap kelompok sparatis tersebut.
Ditambah lagi dengan kejahatan kemanusiaan antara lain mencuri harta benda, ternak dan hasil bumi warga, memperkosa gadis setempat dan memaksa pemuda desa untuk bergabung dengan mereka, semakin menambah daftar ketidaksukaan masyarakat khususnya OAP terhadap kelompok sparatis OPM.
“Ini masalah waktu saja ya (penumpasan OPM), dengan dukungan penuh dan simpati masyarakat khususnya OAP kepada kami, Insya Allah saudara kita ufuk timur Indonesia ini dapat segera hidup dengan aman, damai, makmur dan sejahtera,” pungkas Lucky.
