Usai Deal Besar dengan Trump, Prabowo Siap Beli 50 Pesawat Boeing demi Besarkan Garuda Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto di Bandar Udara Orly, Prancis
Sumber :
  • Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop –  Presiden RI Prabowo Subianto membuat gebrakan besar dalam upaya memperkuat maskapai nasional Garuda Indonesia. Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa komitmen pembelian pesawat Boeing dari Amerika Serikat merupakan bagian dari strategi besar untuk membesarkan Garuda sebagai ikon kebanggaan bangsa.

img_title AS Akan Tutup 5 Kantor Konsulatnya, Ada di Indonesia dan Jepang

Langkah ini bukan sekadar pembelian biasa. Kesepakatan tersebut muncul dari hasil negosiasi intens antara Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait penyesuaian tarif impor produk Indonesia di pasar AS.

“Memang kita kan perlu (pesawat Boeing) untuk membesarkan Garuda, Garuda adalah kebanggaan kita,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 16 Juli 2025 dikutip Antara.

img_title Prabowo Siapkan Insentif Kendaraan Listrik, 500 Ribu Motor dan Mobil Listrik Bakal Dapat Stimulus

Garuda sebagai Simbol Identitas Bangsa

Presiden Prabowo menilai bahwa Garuda Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai maskapai penerbangan, melainkan juga simbol identitas nasional yang lahir dari semangat perjuangan kemerdekaan. Oleh karena itu, pembaharuan armada dinilai sebagai keharusan.

img_title Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

“Jadi, Garuda harus menjadi lambang Indonesia. Kita bertekad, saya bertekad untuk membesarkan Garuda dan untuk itu ya kita butuh pesawat-pesawat baru,” tegas Prabowo.

Ilustrasi Pesawat Boeing 777X

Photo :
  • aviationa2z

Titik Temu Dua Kepentingan

Menurut Prabowo, Indonesia memang tengah membutuhkan tambahan pesawat baru untuk memperkuat industri penerbangan nasional. Di sisi lain, Boeing menawarkan produk mereka, sehingga terjadilah pertemuan dua kepentingan.

“Saya kira enggak ada masalah karena kita butuh, mereka ingin jual. Pesawat Boeing juga cukup bagus, kita juga tetap dari Airbus,” jelasnya.

Tak hanya soal pesawat, Prabowo juga menyinggung kebutuhan Indonesia akan berbagai produk impor asal AS seperti bahan bakar minyak, gas, hingga bahan pangan pokok.

“Jadi, akhirnya terjadi pertemuan dua kepentingan, kita juga butuh. Sebagai contoh, kita masih impor BBM, kita masih impor gas, kita masih perlu impor gandum, kita masih perlu impor kedelai dan sebagainya. Jadi akhirnya kita bisa dapat suatu titik pertemuan,” ujar Prabowo.

AS Turunkan Tarif, RI Buka Keran Impor Produk AS

Dalam konferensi pers terpisah, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa tarif impor untuk produk Indonesia akan diturunkan menjadi 19 persen, setelah sebelumnya diumumkan sebesar 32 persen pada April lalu. Trump mengklaim bahwa Indonesia juga telah berjanji membuka seluruh hambatan tarif dan non-tarif untuk produk-produk AS yang masuk ke pasar domestik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut