Mantan Rektor UGM Sofian Effendi Cabut Pernyataan soal Ijazah Jokowi Palsu

Mantan Rektor UGM (2002-2007) Prof Sofian Effendi
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhamad Solihin

Jokowi beberkan ketidakhadirannya di mediasi perkara gugatan ijazah palsu di PN Solo

Photo :
  • VoxPop.co.id/Fajar Sodiq (Solo)
img_title Polisi Periksa Firdaus Oiwobo Terkait Laporannya ke Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto

Lebih jauh, Sofian juga angkat bicara terkait beredarnya skripsi Jokowi di media sosial. Menurutnya, skripsi Jokowi waktu itu ternyata adalah hasil mencontek pidato Prof. Sunardi.

"Prof Sunardi baru pulang dari Kanada, dia bikin makalah mengenai ada kaitannya dengan pengembangan industri kayu dan itu yang dipakai (sebagai contekan)," kata Sofian mengungkapkan.

img_title Dari Dijemput Pagi Buta hingga Pulang dari Kejaksaan, Round Up Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa soal Ijazah Jokowi

Itu juga yang membuat Prof Ahmad Sumitro yang sempat akan menguji namun tidak jadi, karena heran dengan Jokowi yang hanya memiliki gelar B.Sc tapi sudah mau mengajukan skripsi.

"Pada waktu itu tidak jadi (dia menguji), karena tidak ada pembimbing yang mau menilai orang yang tidak lulus, jadi dia belum memenuhi persyaratan untuk mengajukan skripsi," ujarnya.

img_title Terungkap! Dua Sosok Ini Buat Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel

Sementara Kasmudjo yang disebut-sebut Jokowi sebagai pembimbing skripsi ternyata adalah pembimbing akademik. Sehingga ia tidak pernah melihat skripsi Jokowi.

Sofian menambahkan soal ijazah Jokowi yang beredar di media sosial  diduga merupakan milik Hari Mulyono, yang merupakan suami pertama dari adik Jokowi yakni Idayati.

Hari Mulyono, menurut dia, merupakan mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM yang juga seorang aktivis. Hari dikenal  aktif mendaki gunung dan mendirikan Silvagama. Hari Mulyono berhasil menyelesaikan akademiknya dan lulus tahun 1985.

"Kabarnya dia (Jokowi) pinjam ijazahnya Hari Mulyono itu. Hari Mulyono meninggal tahun 2018, dan itu dipinjam dari (Idayati) itu, maka dikasihlah suami, ketua MK itu (Anwar) Usman. Kemudian ijazah ini yang dipalsuin, dugaan saya, dibawa ke jalan Pramuka untuk diubah. Jadi itu kejahatan besar," ungkapnya

Respons UGM

UGM menyayangkan pernyataan Sofian Effendi di kanal YouTube Langkah Update, terkait polemik ijazah Jokowi. UGM menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan oleh Sofian Effendi berbeda dengan data dan bukti-bukti akademik yang dimiliki oleh pihak Fakultas Kehutanan UGM.  

"Kami menyayangkan pihak-pihak yang telah menggiring beliau untuk menyampaikan opini yang keliru dan tidak berdasar. Pernyataan tersebut akan berdampak hukum dan menjadi risiko bagi Bapak Sofian Effendi secara pribadi," kata Sekretaris Universitas Gadjah Mada, Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, 17 Juli 2025, dikutip dari situs web resmi UGM.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut