Program New REHAB 2.0, Cara Mudah Lunasi Iuran Menunggak

Peserta JKN, Hanif Kurniawan
Sumber :
  • BPJS Kesehatan

VoxPop – Hanif Kurniawan (34), warga Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, menjadi salah satu dari ribuan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah merasakan langsung manfaat dari Program New Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) 2.0 yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan. Ia merupakan peserta dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Ia mengaku sempat mengalami kendala finansial yang membuatnya tidak mampu membayar iuran secara rutin.

img_title Aturan Rawat Inap Pasien BPJS Kesehatan Jadi Sorotan, Ini Hak Peserta JKN Saat Kamar Penuh

“Saya sempat bingung dan khawatir ketika mengetahui status kepesertaan saya tidak aktif. Padahal saya sangat paham betapa pentingnya perlindungan kesehatan, apalagi saya punya tanggungan keluarga. Saat itu saya benar-benar tidak tahu harus mulai dari mana untuk menyelesaikan tunggakan iuran yang jumlahnya sudah cukup besar. Saya juga tidak bisa mengakses layanan kesehatan yang biasanya dijamin oleh BPJS Kesehatan,” ungkap Hanif.

Selain merasa terbantu dengan program New Rehab 2.0, Hanif juga mengaku sangat terbantu dengan kemudahan proses alih segmen kepesertaan ke kategori Pekerja Penerima Upah Pegawai Negeri (PPUPN), yang kini sesuai dengan status pekerjaannya sebagai pegawai di salah satu instansi pemerintah daerah. Ia menilai, alih segmen ini menjadi solusi jangka panjang yang meringankan, karena sejak statusnya berubah menjadi peserta PPUPN, kewajiban pembayaran iuran JKN tidak lagi ia tanggung sendiri, melainkan sudah dibayarkan oleh pemberi kerja.

img_title Komisi IX DPR Minta Kemenkes Investigasi RS yang Tangani Yurizal: Pasien BPJS Kerap Dinomorduakan

“Saya tahu tentang program ini dari media sosial BPJS Kesehatan dan juga dari tetangga saya yang sudah lebih dulu ikut. Awalnya saya sempat ragu, tapi setelah datang langsung ke kantor dan mendapat penjelasan dari petugas, saya merasa sangat terbantu dengan adanya New REHAB 2.0. Rasanya seperti mendapat kesempatan kedua. Sekarang saya tidak perlu khawatir lagi soal iuran, dan saya bisa lebih fokus bekerja serta menjaga kesehatan keluarga,” imbuh Hanif.

Hanif juga mengimbau masyarakat, khususnya sesama peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), untuk selalu disiplin membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Menurutnya, dengan menjaga status kepesertaan tetap aktif, peserta tidak perlu merasa cemas apabila sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan.

img_title Menkes Respons Yurizal Tri Chaerawan Curhat Sulit Dapat Kamar: Saya Sedih, Merasa Gagal

“Saya berharap Program REHAB ini bisa membantu menjaga kesinambungan pembayaran iuran, sekaligus mengurangi jumlah peserta yang nonaktif karena tunggakan. Yang paling penting, program ini tidak membebani peserta secara tiba-tiba dari sisi keuangan, sehingga terasa lebih ringan dan terjangkau,” tegas Hanif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut