Prabowo Panggil Tokoh Lintas Agama ke Istana, Ada Apa?

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Kompleks Istana Kepresidenan
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh lintas agama ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 1 September 2025.

img_title Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Putri Thailand ke PM Anutin

Berdasarkan pantauan VoxPop di lokasi, tokoh lintas agama yang telah hadir yaitu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, penasehat Gereja Bethel Injil Nusantara, Johnny Lokollo dan Bhante Kamsai Sumano Mahathera.

Gus Yahya mengatakan, kedatangannya kali ini memenuhi undangan langsung dari Presiden Prabowo. 

img_title Punya Komoditas Unggulan, Prabowo Yakini Sinergi RI-Thailand Bisa Perkuat Ekonomi ASEAN

"Ya kami diundang bersama semua ormas, kalau dua hari lalu kan 16 ormas Islam menghadap di Hambalang. Hari ini kemudian diundang semua ormas keagamaan baik muslim maupun non muslim," kata Gus Yahya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 1 September 2025.

Dalam pertemuan ini, para tokoh lintas agama akan berkoordinasi dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Prabowo.

img_title Pimpinan MPR Serahkan Konsep PPHN ke Prabowo, Bakal Jadi Pedoman Lintas Presiden

"Berkoordinasi menyampaikan, ya menyempurnakan penyampaian aspirasi masyarakat seperti yang kami lakukan kemarin dan bagaimana juga berkoordinasi bahu-membahu mengatasi keadaan, memulihkan keadaan," ungkap dia.

Sementara itu, Johnny Lokollo menyebut akan ada doa bersama untuk situasi negara saat ini. Dia berharap, dengan pertemuan ini, situasi dan kondisi semakin kondusif dan rakyat makin tenang.

"Semua pejabat negara juga bisa mengerti apa yang dibutuhkan oleh rakyat dan kita doakan supaya semuanya akan berjalan lancar, stabil dan kita bisa hidup sejahtera ya di Indonesia yang kita cintai," ucap Johnny.

Presiden RI Prabowo Subianto

Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto prihatin karena banyak kepala daerah yang tersandung kasus korupsi.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut