Kritik Polisi Brutal hingga Temuan Gas Air Mata Kedaluwarsa Saat Demo, Ini Kata Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara soal kritik publik yang menyebut anggotanya bertindak brutal hingga menggunakan gas air mata kedaluwarsa saat menangani demo.

img_title Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Sigit menekankan, Polri memiliki standar operasional prosedur (SOP) dan protokol yang jelas dalam menangani aksi demonstrasi.

"Saya kira kita sudah punya protap untuk menghadapi pengamanan aksi demo yang sudah sesuai dan diatur dalam Undang-undang Nomor 9. Kita memberikan pelayanan, bahkan kadang bila diperlukan kita memfasilitasi untuk bisa terjadi dialog dan kita melakukan pelayanan pengamanan," kata Sigit kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 18 September 2025.

img_title Resmi Tutup Kejuaraan Badminton Kapolri Cup 2026, Kapolri Komitmen Dukung Prestasi Atlet Nasional

Namun, kata Sigit, jika ada hal-hal yang bersifat merugikan kepentingan umum dan melanggar norma serta aturan yang tak sesuai undang-undang Nomor 9, maka akan ada tahapan penanganan yang harus dilakukan. 

"Dan kita informasikan di awal, tahapan itu. Saya kira kita harapkan ke depan kebebasan berekspresi tetap terus terjaga dan kita memberikan pelayanan," tutur dia. 

img_title Bom Meledak di Kantor Polisi Kolombia, 10 Orang Luka-luka

Sigit pun menegaskan, ada perbedaan dalam pengamanan aksi damai dan penanganan kerusuhan.

"Kalau terkait kerusuhan tapi hal yang beda. Di situ, Polri punya kewenangan untuk memproses melakukan tindakan sesuai undang-undang karena pidana," jelas Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari luar. Polri, kata dia juga terus bertransformasi melakukan perbaikan.

"Selama ini kita melakukan upaya transformasi untuk perbaikan, artinya Polri terbuka terhadap evaluasi, masukan dari luar untuk terus melakukan perbaikan bagi institusi dalam kegiatan kita maupun hal yang diharapkan masyarakat," pungkas dia.

Pelaku SA saat diamankan di Polres Banjarbaru, beserta foto berpakaian seragam Polri untuk menipu kekasihnya

Pria di Banjarbaru Ngaku Jadi Polisi, Tipu Kekasihnya Jutaan Rupiah

Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, meringkus seorang pria berinisial SA (26) yang diduga menipu kekasihnya dengan mengaku sebagai anggota Polri hingga jutaan rupiah.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut