Geger! Prajurit TNI Pukul Ojol di Pontianak, Begini Kata Mabes TNI

Screenshoot TNI memukul ojol.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Pontianak, VoxPop – Sebuah video viral di media sosial bikin geger. Rekaman itu memperlihatkan aksi arogan seorang prajurit TNI yang memukul pengemudi ojek online (ojol) usai cekcok di jalanan Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

img_title TNI Berhasil Evakuasi Korban Penembakan OPM dari Jurang Sedalam 50 Mete di Yahukimor

Dalam video yang salah satunya diunggah akun Instagram @mood.jakarta, terlihat prajurit berinisial F berhenti di pinggir jalan bersama seorang ojol. Adu mulut pun terjadi hingga akhirnya prajurit itu diduga melayangkan pukulan.

"Oknum TNI AD di Pontianak tiba-tiba viral akibat memukul pengendara ojek online," demikian dikutip dari akun tersebut, Minggu, 21 September 2025.

img_title Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Warga sekitar sontak berdatangan menyaksikan kejadian panas tersebut. Menurut keterangan rekan korban bernama Dede, keributan bermula saat mobil yang dikendarai F hendak mundur. Saat itu korban berada di belakang sambil membunyikan klakson.

Bukannya mengalah, sang prajurit justru turun dari mobil dan langsung memukul pengemudi ojol itu. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan bahwa F yang berpangkat Letnan Dua sudah ditangani Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura.

img_title Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tukin TNI, Singgung Nasib Guru dan Nakes di Wilayah 3T

“Kejadian tersebut benar, saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura. Oknum prajurit yang diduga terlibat sudah diperiksa dan proses hukum sedang berjalan sesuai aturan yang berlaku di TNI," ujar Freddy.

Berdasar informasi, keduanya sempat mediasi. Namun, Freddy menegaskan proses hukum tetap berlanjut. F juga telah meminta maaf langsung kepada korban, namun itu tidak menghentikan langkah hukum.

“Panglima TNI menegaskan, setiap prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak tegas dan tidak ada toleransi. TNI berkomitmen menjunjung tinggi hukum serta memastikan proses penanganan berjalan tegas, adil dan transparan," kata dia lagi.

Ketua Umum PBTI, Letjen TNI Richard Tampubolon

Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) berkolaborasi dengan TNI menggelar 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut