Sosok Wahyudin Moridu, DPRD Gorontalo yang Viral Mau Rampok Uang Negara dengan Harta Kekayaan Minus
- IST
Namun, ia tercatat memiliki utang Rp200 juta. Akibatnya, total kekayaannya justru minus Rp2 juta.
KPK Dalami Kejanggalan
KPK menilai kondisi harta minus dari seorang pejabat publik tidak bisa diabaikan.
“Kami akan cek kesesuaiannya, apakah laporan LHKPN tersebut sudah sesuai dengan kondisi sebenarnya dari aset maupun harta yang dimiliki," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 22 September 2025.
Profil Wahyudin Moridu
Wahyudin Moridu lahir di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada 11 November 1995. Ia menempuh pendidikan Paket C setara SMA di bawah naungan Dinas Pendidikan pada periode 2011 hingga 2014, sebelum melanjutkan kuliah S1 Hukum di Universitas Ichsan Gorontalo dan lulus pada 2020.
Karier politiknya dimulai ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Boalemo periode 2019–2024. Setelah itu, Wahyudin berhasil melangkah ke tingkat provinsi dengan menjadi anggota DPRD Gorontalo periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Boalemo-Pohuwato.
Di lembaga legislatif itu, ia sempat menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PDIP.
Wahyudin juga berasal dari keluarga politikus. Ayahnya, Darwis Moridu, pernah menjabat sebagai Bupati Boalemo periode 2017–2020, sedangkan ibunya, Rensi Makuta, merupakan anggota DPRD Kabupaten Boalemo dari PDIP.
- Lahir di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada 11 November 1995.
- Pendidikan Paket C setara SMA di bawah naungan Dinas Pendidikan (2011–2014).
- Lulus S1 Hukum dari Universitas Ichsan Gorontalo pada 2020.
- Pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Boalemo periode 2019–2024.
- Terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024–2029 dari dapil Boalemo-Pohuwato.
- Menjabat Sekretaris Fraksi PDIP di DPRD Provinsi Gorontalo sebelum dipecat.
- Ayahnya, Darwis Moridu, adalah mantan Bupati Boalemo periode 2017–2020.
- Ibunya, Rensi Makuta, merupakan anggota DPRD Kabupaten Boalemo dari PDIP.
