Sosok Empat Penerbang TNI AU yang Terbangkan Perdana Airbus A400M dari Sevilla-Jakarta
- Dispenau
Pelatihan ini bagian dari upaya TNI AU meningkatkan kompetensi awak pesawat dalam pengoperasian Airbus A-400M, sekaligus mendukung prioritas TNI AU dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan RI telah menandatangani kontrak pemesanan dua pesawat Airbus A400M (konfigurasi multirole), untuk TNI Angkatan Udara dalam konfigurasi multirole tanker dan transport pada pada 12 Desember 2022.
Kontrak ditandatangani di sela-sela acara Dubai Airshow 2021 dan berlaku efektif pada 2022. Kesepakatan mencakup paket dukungan pemeliharaan dan pelatihan yang lengkap, dengan opsi tambahan 4 unit.
Pesawat A400M merupakan airlifter besar pertama yang dimiliki TNI karena mampu mengangkut beban berat, seperti truk bahan bakar berkapasitas 80 ton dan ekskavator.
Selain itu, pesawat ini mampu mengangkut 116 personel dengan peralatan lengkap siap tempur dan juga mampu mengangkut patriot launcher dan hemtt truck, sembilan palet militer beserta 54 personel sekaligus.
Pesawat A400M juga dapat mengangkut barang-barang dan alat logistik yang berat dan berdimensi lebar dan barang untuk pendaratan di berbagai medan. Ruang angkut maksimal pesawat ini dapat menampung beban hingga 37 ton.
Pembelian salah satu pesawat angkut tercanggih di dunia ini menjadi lompatan kemampuan Indonesia untuk memproyeksikan kekuatan, merespons krisis kemanusiaan, dan menopang operasi militer gabungan di seluruh wilayah kepulauan yang luas.
