DPR Dorong Penguatan Sistem Peringatan Dini Bencana di Daerah Rawan

Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam turut menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di tiga provinsi, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

img_title BPBD Ungkap Banjir di Kota Padang Meluas ke 3 Kecamatan

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Komisi VIII DPR RI, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada para saudara kita yang terdampak dan keluarga yang kehilangan orang tercinta di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kita turut berduka. Semoga para korban yang meninggal dunia diterima di sisi-Nya, yang luka-luka cepat sembuh, dan semua yang terdampak diberikan ketabahan," ujar Aprozi Alam dalam keterangannya, Jumat, 28 November 2025.

Ia mengatakan bahwa masyarakat telah diingatkan oleh BNPB akan cuaca ekstrem berpotensi terjadi hingga awal Desember mendatang. Menurutnya, kondisi ini memerlukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan maksimal dari semua pihak.

img_title Hujan Deras Jadi Penyebab Banjir di Kota Padang, Tim SAR Imbau Warga Waspada Bencana

Personel TNI mengevakuasi warga terdampak banjir di Aceh Tengah

Photo :
  • Puspen TNI

"Saat ini, saudara-saudara kita membutuhkan bantuan logistik, kebutuhan dasar, selimut, obat-obatan, dan trauma healing. Mari kita salurkan bantuan melalui lembaga-lembaga terpercaya sebagai wujud nyata solidaritas Indonesia. Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti untuk meringankan beban mereka," kata dia.

img_title Tim SAR Turun Gunung Bantu Evakuasi Pelajar hingga Guru Terjebak Banjir di Padang

Legislator Golkar Dapil Lampung ini juga menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk memitigasi bencana di masa depan. Aprozi mengusulkan perlunya ada percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, di mana pemerintah perlu mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur publik yang rusak, seperti jembatan, jalan, dan sekolah, serta membantu masyarakat membangun kembali rumahnya.

Selain itu dia juga mendorong perlunya evaluasi dan penegakan hukum Tata Ruang secara menyeluruh di daerah rawan bencana. Menurutnya, penegakan hukum terhadap alih fungsi lahan, terutama di kawasan hutan dan daerah aliran sungai (DAS), harus dilakukan secara tegas.

Aprozi juga menyarankan perlunya ada penguatan sistem peringatan dini (early warning system) dalam mengantisipasi bencana. Oleh sebab itu Investasi dan pemeliharaan sistem peringatan dini bencana hidrometeorologi (seperti banjir dan longsor) di daerah rawan perlu ditingkatkan untuk memberikan waktu evakuasi yang lebih lama bagi warga.

Menurut Aprozi, pemerintah bersama elemen masyarakat lainnya perlu bersinergi melakukan edukasi dan pelatihan kebencanaan secara berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut