Muktamar Luar Biasa Dinilai jadi Jawaban Atasi Konflik di PBNU

Pengasuh Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, KH Abdussalam Shohib
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, KH Abdussalam Shohib mengusulkan mekanisme shorih sebagai mana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) Nahdlatul Ulama (NU),  yakni mekanisme Muktamar Luar Biasa (MLB) untuk menilai tindak pelanggaran oleh para mandataris. 

img_title Harapan Tokoh Muda NU Terhadap Hasil Muktamar

MLB dinilai menjadi mekanisme konstitusional, elegan dan bermartabat untuk menyelesaikan ‘geger PBNU’ saat ini.

"MLB solusi untuk mengakhiri perbuatan syubhat yang memenuhi unsur pelanggaran berat oleh para mandataris, dan mencabut mandat. Dan, MLB menjadi mekanisme konstitusional, elegan, dan bermartabat untuk menyelesaikan geger PBNU," ujar dia dalam keterangannya, Kamis 11 Desember 2025.

img_title Pelanggaran 121 Hakim yang Disanksi Dibuat Sebelum Kenaikan Gaji 280 Persen

Pj Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa (kiri)

Photo :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Menurut Gus Salam sapaan akrabnya, ada dua kaidah fiqhiyyah yang perlu direfleksikan dalam memahami "geger PBNU" saat ini.

img_title KY Temukan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim di Kasus Andrie Yunus dan Nadiem Makarim

"Kaidah pertama didasarkan salah satu hadist yang diriwayatkan Abu Abdillah Nu'man bin Basyir. Ibarat penggembala yang menggembalakan ternaknya di sekitar daerah terlarang, maka hampir saja ia memasukinya," ujar Gus Salam.

"Ketahuilah, setiap raja memiliki daerah terlarang, dan ketahuilah, daerah terlarang Allah adalah hal-hal yang diharamkan-Nya. Ketahuilah, di dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka baiklah jasad seluruhnya, dan apabila ia rusak, maka rusaklah jasad seluruhnya. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati (qolbu)," sambungnya.

Gus Salam menambahkan, geger PBNU akhirnya tak bisa dihindari. Ia menilai keributan di internal organisasi tersebut akan berkepanjangan karena masing-masing pihak akan meruncingkan dan menajamkan masalah yang dipertentangkan berdasar cara pandangnya. 

"Saya sendiri sejak awal adalah pengusung pasangan mandataris Muktamar ke34 NU di Lampung, teriring harapan jam’iyyah Nahdlatul Ulama menjadi hebat dengan harkat keluhurannya memasuki abad ke-2. Namun, konstruksi dan penyelenggaraan PBNU selanjutnya dibangun diatas landasan serta jiwa yang rapuh dan penuh prasangka," kata dia.

Gus Salam menilai konflik PBNU bermula dari keputusan rapat syuriyah PBNU, 20 November 2025 terkait KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Dalam forum itu, Gus Yahya dinilai melakukan pelanggaran berat yang merusak marwah, bahkan membahayakan jam’iyyah. Konsekuensinya, Gus Yahya diminta mundur atau diberhentikan dari jabatannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut