Prabowo: Kalau Masuk Politik, Tidak Boleh Sakit Hati, Dendam dan Benci

Presiden RI Prabowo Subianto di acara perayaan Natal nasional 2025
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan semua pihak untuk tidak menjadi seorang pendendam. Menurut Prabowo, bersaing secara ketat boleh asalkan tidak sakit hati hingga dendam jika mengalami kekalahan. 

img_title Qodari soal Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Turun: Penting Bagi Pemerintah untuk Koreksi

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di acara perayaan Natal nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Januari 2026.

"Kalau masuk ke dalam kancah politik pasti persaingan sangat ketat, keras, ketat dan tidak ada masalah. Masuk lapangan bola pun persaingan sangat keras, mana ada orang yang mau kalah. Bener? Iya kan?" kata Prabowo.

img_title 100 Ribu Orang Bakal Padati Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir di Zikir dan Doa Kebangsaan

Prabowo lantas menyinggung soal kekalahannya sebanyak tiga kali dari empat Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diikuti. Meski kalah, Prabowo mengaku lapang dada dan tidak dendam.

"Aku kalah Pilpres berapa kali itu, sudah lupa tapi, tidak ada masalah," tutur dia. 

img_title Kadin Puji Kepemimpinan Prabowo: Sangat Visioner dan Strategis

Prabowo menegaskan dirinya memegang prinsip tidak membenci dan dendam terhadap siapapun saat dirinya kalah. Prinsip itu dipegang kuat saat dirinya kalah dalam kontestasi Pilpres.

"Tidak boleh kita sakit hati, tidak boleh dendam, tidak boleh benci. Dan itu saya, saya berusaha untuk teguh pada pendirian itu," tutur Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo pun mengutip ajaran Nasrani yang berasal dari khotbah Yesus dalam Matius 5:39, "pipi kanan ditampar, berikan pipi kiri". Ajaran itu berarti tidak membalas kejahatan dengan kejahatan pula.

Dia menjelaskan, selalu ingin mencari kebaikan dibandingkan ketidakbaikan. Prabowo ingin merangkul semua pihak untuk bersatu dibandingkan membuat perpecahan.

"Jadi saya sebenarnya ya, bagi saya itu selalu ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan. Saya ingin cari persatuan daripada perpecahan," pungkas Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto

Survei Ungkap Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Pemerintah Bakal Lakukan Evaluasi

Qodari mengatakan pemerintah menghargai setiap hasil survei yang dibuat oleh lembaga independen. Dia menegaskan pemerintah menjadikan hasil survei itu jadi masukan.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut