Koordinator Penyelundupan Rohingya ke Indonesia Dibekuk, Buronan Interpol Ini Ditangkap di Turki

Ilustrasi penangkapan buron.
Sumber :
  • VoxPop/ Aji YK Putra.

Jakarta, VoxPop – Jejak pelarian lintas negara seorang buronan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) akhirnya terhenti.

img_title Pernyataan Menohok Pelatih Timnas Malaysia Usai Digebuk Thailand

Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial HS, yang diduga menjadi aktor kunci penyelundupan warga Rohingya, berhasil ditangkap setelah sempat kabur hingga ke Turki.

HS dibekuk tim gabungan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri pada Rabu, 21 Januari 2026. Ia diketahui masuk dalam daftar buronan Interpol dengan status Red Notice setelah melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari jerat hukum.

img_title Timnas Indonesia Bisa Bertemu Malaysia di Piala AFF 2026, Begini Skenarionya

“Berhasil memulangkan HS, WNI yang menjadi buron Interpol Red Notice yang melarikan diri ke wilayah Turki,” kata Sekretaris NCB Hubinter Polri, Brigadir Jenderal Polisi Untung Widyatmoko, dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Januari 2026.

Berdasarkan hasil pengungkapan, HS bukan pelaku biasa. Ia disebut berperan sebagai koordinator utama yang mengatur masuknya warga Rohingya ke Indonesia melalui jalur Aceh. Wilayah tersebut dijadikan pintu masuk sebelum para pengungsi kembali diselundupkan ke negara tujuan lain.

img_title Respons Tegas Malaysia Airlines soal Pilot yang Ditangkap Diduga Bawa 25 Kilogram Ekstasi

“Berdasarkan perannya, HS bertugas sebagai koordinator untuk memasukkan warga Rohingya melalui jalur wilayah Aceh. Setelahnya, mereka yang berhasil tiba akan kembali diselundupkan ke sejumlah negara lainnya,” ujar dia.

Tak hanya beroperasi di dalam negeri, HS juga diketahui memperluas jaringan kejahatannya hingga ke luar Indonesia. Meski sempat terseret kasus serupa, HS disebut kembali menjalankan bisnis ilegalnya dengan skala lebih luas dan rute yang lebih panjang.

“Dia orang aceh masukin orang Rohingya banyaklah di Aceh dia masukin. Kemudian di Malaysia Kuala Lumpur di India juga masukin, yang dia jual jasa,” katanya.

Perburuan terhadap HS melibatkan kerja sama intensif antarnegara. Interpol Indonesia berkoordinasi dengan NCB Ankara dan NCB Singapura untuk melacak keberadaan buronan tersebut hingga akhirnya ditangkap di Turki. Dari sana, HS dipulangkan ke Indonesia dengan transit di Singapura.

“Orang rohingya banyak yang mau keluar dari Bangladesh terus ya di Indonesia transit aja sebenanrnya dia mau ke Australia. Tujuan utamanya Australia dan Kuala Lumpur Malaysia,” tutur dia.

Polri menegaskan penangkapan HS menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam membongkar jaringan TPPO lintas negara. Penyelidikan dipastikan terus dikembangkan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam jaringan penyelundupan warga Rohingya yang memanfaatkan jalur internasional.

Tersangka MSBO, seorang pilot WNA yang ditangkap atas dugaan menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia

Pilot Malaysia Pembawa 70 Ribu Ekstasi Sedia Botol Urine Negatif Narkoba Buat Antisipasi Pemeriksaan Petugas

Seorang pilot maskapai Malaysia berinisial MSBO (39) sudah merencanakan aksinya dengan memikirkan berbagai resiko, salah satunya dengan membawa botol urine ‘bersih’

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut